Edisi 05-11-2016
Rp15 Miliar untuk Perbaiki Dua Irigasi


BANDUNG BARAT – Dinas Bina Marga Sumber Daya Air, Mineral, dan Pertambangan Kabupaten Bandung Barat menggelontorkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk perbaikan irigasi Cidadap di Kecamatan Gunung Halu dan irigasi Cijenuk di Kecamatan Cipongkor.

Anggaran yang digelontorkan tersebut, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat. Kabid Pembangunan, Pemeliharaan SDA pada Dinas Bina Marga Sumber Daya Air, Mineral, dan Pertambangan Kabupaten Bandung Barat Amir Martazuli mengungkapkan, bantuan yang bersumber dari DAK itu khusus untuk perbaikan irigasi yang sudah lama berdiri.

“Rata-rata irigasi ini sudah lama, sehingga perlu ada pembangunan yang lebih kokoh agar tidak mudah tergerus air ketika hujan tinggi,” kata Amir kepada wartawan di Ngamprah, kemarin. Amir mengatakan, perbaikan irigasi itu bertujuan mendukung sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Bandung Barat yang sangat potensial.

Seperti untuk irigasi Cidadap yang mampu mengairi ratusan hektare lahan sawah. “Irigasi Cidadap mampu mengairi lahan sawah hingga 3.000 liter/detik. Jika dihitung, rata-rata untuk 1,2 liter/ detik mampu mengairi satu hektare sawah,” ujarnya. Amir menambahkan, irigasi Cidadap tersebut belum dimanfaatkan semaksimal mungkin. Banyak air yang terbuang dan tidak mengalir ke area lahan sawah lantaran irigasi yang masih rusak.

“Setelah rampung diperbaiki, kami harapkan irigasi tersebut bisa dimanfaatkan untuk lahan sawah,” terangnya. Sementara itu, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Bandung Barat menargetkan, pencetakan sawah baru seluas 600 hektare di tahun 2017 mendatang.

Pencetakan sawah baru ini, untuk menambah lebih banyak produksi padi setiap tahunnya di Kabupaten Bandung Barat. Kadistanbunhut Kabupaten Bandung Barat Ida Nurhamida mengungkapkan, dari jumlah target tersebut, pihaknya saat ini sudah melakukan survei investigasi desain (SID) di Kecamatan Gununghalu seluas 100 hektare.

“Yang jelas kami sudah melakukan survei di Gununghalu untuk pencetakan sawah baru. Ada 100 hektare di Gununghalu yang layak untuk dijadikan pecentakan sawah baru, setelah melalui tahapan kajian teknis,” tandasnya.

nur azis

Berita Lainnya...