Edisi 05-11-2016
Izin PSIM vs Persiraja di Magelang Turun Tanpa Penonton


YOGYAKARTA – Laga PSIM Yogyakarta kontra Persiraja Banda Aceh resmi digelar di Stadion Gemilang Kabupaten Magelang, hari ini pukul 14.00 WIB.

Kepastian ini diperoleh setelah Polres Magelang mengeluarkan izin pertandingan namun tetap tanpa penonton. Manajemen PSIS Yogyakarta meminta kepada semua kelompok pendukung PSIM, untuk cooling down dan tidak melakukan selebrasi apapun di luar pertandingan, mengingat laga kandang tersebut digelar tanpa penonton.

Sebab, tim berjuluk Laskar Mataram itu masih dipantau PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator liga Indonesian Soccer Championship (ISC) B. Seperti diketahui, PSIM tidak mendapatkan izin untuk menggelar dua pertandingan baik dari Polres Bantul maupun Polres Sleman,

terutama untuk laga kontra Perssu Super Madura pada Sabtu (29/10) lalu dan Sabtu (5/11) ini di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul maupun Lapangan Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta buntut kejadian ricuh sesama kelompok pendukung PSIM dalam laga kontra PSCS Cilacap pada 15 Oktober 2016 lalu.

Praktis dengan segala upaya dan atas izin oleh PT GTS, pihak Panitia Pelaksana (Panpel) dan Manajemen pun kemudian memindahkan venue pertandingan ke Stadion Gemilang Kabupaten Magelang. “PSIM lawan Persiraja positif dilaksanakan pada Sabtu (5/11) besok di Stadion Gemilang Kabupaten Magelang kick off jam 14.00 WIB.

PT GTS masih memberikan kesempatan kepada PSIM untuk menggelar pertandingan yang mana kemarin sempat tertunda atau tidak bisa kita laksanakan karena alasan keamanan,” ujar Sekretaris PSIM Yogyakarta Jarot Sri Kastowo dalam press conference yang digelar di Kantor Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (Asprov PSSI DIY), kemarin.

Laga ini juga sebagai test casekedewasaan kedua kelompok pendukung Laskar Mataram yakni The Maident dan Brajamusti, untuk tetap berdiam di rumah masing-masing demi kelancaran pertandingan tim kesayangannya supaya bisa melaju ke babak delapan besar ISC B. PSIM sendiri diketahui masih berpeluang lolos ke babak selanjutnya apabila berhasil mengumpulkan raihan 12 poin.

“Kedua kelompok pendukung telah kami undang dan dipertemukan bersama, pada intinya berkomitmen siap amankan karena laga besok (5/11) tanpa penonton, mohon untuk disampaikan ke yang lain. Dan untuk apresiasi mereka, kami sertakan tim media masing-masing suporter untuk live streaming.

Tolong nanti cooling down benar, karena PT GTS tidak hanya merekam di dalam pertandingan, tapi juga di luar pertandingan,” tegasnya. Tim Advokasi dan Pendampingan The Maident Rendy Agung Prasetya bersama rekan- rekannya menyambut positif instruksi dari Manajemen PSIM.

Nantinya pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada anggota The Maident lainnya. Dan mendukung PSIM supaya bisa lolos ke babak delapan besar. Polres Magelang sendiri akan mengamankan jalannya laga usiran PSIM vs Persiraja Banda Aceh di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang dengan menurunkan 100 personel.

Ada pun izin pertandingan tersebut telah turun, dengan catatan tanpa adanya penonton. Kemudian, untuk kick off PSIM vs Persiraja Banda Aceh, akan dimulai pukul 14.00 WIB. “Izin pertandingan telah keluar dengan catatan tanpa penonton,” kata Kabag Ops Polres Magelang Kompol Ngadisa.

PSS Waspadai Kebangkitan Kalteng Putra

Sementara itu PSS Sleman akan tetap bermain ngotot saat pertandingan melawan Kalteng Putra di Maguwoharjo International Stadium (MIS) Minggu (6/11) besok pukul 15.30 WIB. Di sisi lain, tim berjuluk Super Elang Jawa (Elja) ini tidak ingin lengah mengingat posisi tim saat ini sementara berada di pemuncak klasemen grup B dengan mengantongi raihan 10 poin dan telah lolos ke babak delapan besar Indonesian Soccer Championship (ISC) B.

“Unggul dari mana kita belum tahu, lagian belum bertanding. Tetap sama waspadai mereka yang bangkit, dan pemain (PSS) yang tampil tanpa beban, nothing to lose itu yang diwaspadai, main enjoy oke tapi juga semangat,” ujar pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro kepada KORAN SINDO YOGYAkemarin.

siti estuningsih/ eko susanto

Berita Lainnya...