Edisi 05-11-2016
Aset Pagaralam Capai Rp2,2 Triliun


PAGARALAM - Berdasarkan ha - sil audit BPK, nilai aset yang di - miliki Pemerintah Kota (Pem - kot) Pagaralam sampai Desem - ber 2015, mencapai Rp2,2 tri - liun.

Jumlah ini dihitung dari se - lu ruh aset, baik itu tanah, ge dung, jalan, hutan dan lainnya. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PP - KAD), H Safrudin didampingi Se - retaris Emelda Yanti melalui Ke - pala Bidang Aset, Rusnaidi me - ngatakan, seluruh aset milik Pem - kot Pagaralam hasil audit Ba dan Pemeriksa Keuangan (BPK) pa da periode Desember 2015 lalu ber - jumlah Rp2.225.455. 257.408,60 meningkat sekitar 4,99% bila di - bandingkan tahun 2014 lalu ber - jumlah Rp1.931. 247.711.959, 88.

Semuanya su dah dihitung se - cara keseluruh an, baik benda bergerak dan tidak bergerak. “Semuanya sudah dirincikan seperti perkebunan, tanah, ba - ngunan. Total aset yang ada saat ini terus mengalami kenaikan setiap tahunnya,” ujarnya. Dia menuturkan, semua aset sudah dihitung, yakni apa saja aset yang dimiliki Pagaralam, baik berupa peralihan dari Peme - rintah Kabupaten Lahat mau - pun Pemerintah Provinsi Sum - sel.

Jumlahitubaru sebagianyang dapat disebutkan, selain me ru - pa kan lahan cukup luas dan ni lai - nya cukup besar. Karena kalau ni - lainya kecil, jumlahnya bisa men - capai ratusan, seperti kendara - an, lahan dan perkantoran. “Berbagai aset daerah itu su - dah dinilai dalam bentuk rupiah, baik itu berupa bangunan, ken - da raan maupun tanah dan lain - nya.

Tentunya berbagai aset dae - rah itu akan terus bertambah se - suai dengan pertumbuhan dan per kembangan daerah,” katanya. Kemudian, ada pertum buh - an daerah juga mendorong berdi - rinya perusahaan daerah seperti pengelolaan air minum, lapa - ngan terbang, perkebunan, seko - l ah, hutan kota, lahan sport center dan puluhan aset wisata lainnya.

Aset tersebut jelas akan me - nambah nilai aset yang sudah ada selama ini. Sementara itu, Wali Kota Pa - garalam Hj Ida Fitriati Basjuni mengatakan, aset tidak bergerak milik negara tersebut antara lain kompleks perkantoran di Gu - nung GareKecamatan Dempo Uta ra, lapangan terbang, kantor ca mat, kantor lurah, tanah lokasi pembangunan kawasan olahra - ga terpadu di Kelurahan Ulu Ru - rah, Kecamatan Pagaralam Sela - tan.

Kemudian lahan rencana pembangunan lapangan golf, Kecamatan Pagaralam Utara sekitar 60 hektare dan puskes - mas, pustu, belum lagi aset ba - ngunan sektor pariwisata seperti hotel, vila, wisma dan termasuk be berapa sektor lainnya. “Pertambahan aset menun - juk an suatu daerah itu ber kem - bang dengan pesat, tinggal kita bagaimana menjaga dan me me - liharanya untuk kesejahtera an ma syarakat Pagaralam,” kata Ida.

yayan darwansah

Berita Lainnya...