Edisi 27-11-2016
Perindo Dorong Perempuan Mandiri lewat Ekonomi Kreatif


JAKARTA - Semangat ekonomi kreatif harus terus ditumbuhkan di tengah masyarakat. Kaum perempuan dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga dengan menggeluti ekonomi kreatif ini.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Garda Rajawali Perindo (Grind) Bidang Seni Budaya dan Pariwisata menggelar pelatihan tata rias bagi kaum perempuan Jakarta kemarin. Selain untuk kemandirian dan menambah bekal keterampilan, kegiatan ini juga untuk mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif, apalagi di tengah kondisi perekonomian bangsa yang belum stabil.

“Kami ingin membangkitkan semangat ekonomi kreatif di lingkaran perempuan. Mengingat tantangan kita cukup besar di era globalisasi saat ini,” ujar Ketua DPP Grind Kuntum Khairu Basa pada pembukaan workshop di Kantor DPP Perindo, Jakarta, kemarin. Kuntum mengatakan, kemandirian ekonomi masyarakat adalah jalan menuju Indonesia sejahtera.

“Seperti yang dicanangkan Pak Hary (Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo), yakni membangkitkan Indonesia menjadi bangsa maju dan sejahtera,” kata Kuntum. Antusiasme masyarakat mengikuti pelatihan ini, kata dia, menjadi bukti bahwa Perindo memang bisa menjawab kebutuhan masyarakat dengan kerja nyata.

“Partai Perindo hadir dengan perbuatan, kerja nyata. Karena memang itu yang dibutuhkan masyarakat saat ini,” katanya. Ketua Bidang Seni Budaya dan Pariwisata DPP Grind Devi Puspitasari menjelaskan, perempuan di era saat ini dituntut untuk bisa melakukan banyak hal sendiri, termasuk dalam hal perawatan kecantikan.

“Multitasking, jadi harus banyak kemampuannya, bukan hanya skill di luar dirinya, tetapi juga dari dalam,” kata Devi. Sertifikat yang didapatkan peserta dari pelatihan tersebut bisa untuk modal dalam membuka usaha atau melamar pekerjaan. “Jadi kita mencetak kaum perempuan yang bukan hanya cantik, tapi mereka juga expert ,” tutur Devi.

dian ramdhani