Edisi 27-11-2016
Ecotricity Hasilkan Energi Ramah Lingkungan dari Rumput


Jawaban untuk kebutuhan energi yang terus meningkat secara global bisa jadi dengan memproduksi gas dari rumput. Solusi itulah yang kini sedang dikembangkan oleh para peneliti di Inggris.

Pionir energi ramah lingkungan Dale Vince mengklaim teknologi ultrahijau dapat menjadi alternatif untuk mengatasi kebutuhan energi yang terus meningkat. Teknologi itu juga dapat menghasilkan cukup energi untuk memanaskan 97% rumah di Inggris. ”Industri baru itu akan menyumbang USD9,3 miliar per tahun dalam perekonomian Inggris dan menciptakan lebih dari 150.000 lapangan kerja,” ungkap Dale, dikutip Daily Mail .

Perusahaannya, Ecotricity, baru saja mendapatkan izin untuk membangun prototipe ”Green Gas Mill” di Hampshire, atau yang pertama untuk jenis ini di Inggris. Rumput dipanen dari ladang terdekat dan akan dimasukkan dalam digester anaerobic raksasa dan diubah menjadi biomethana dalam 45 hari. Gas itu dapat dimasukkan dalam jaringan nasional, menyediakan panas yang diperlukan lebih dari 4.000 rumah di Inggris.

”Saat cadangan gas di Laut Utara habis, pertanyaan besarnya ialah ke mana kita akan mendapatkan gas kita selanjutnya. Pemerintah berpikir mereka memiliki jawabannya, tapi laporan baru menunjukkan kita harus memiliki opsi lebih baik,” ujar Vince. ”Baru-baru ini sangat mungkin menghasilkan gas hijau dan memasukkannya dalam jaringan gas nasional, dengan cara yang sama kita lakukan dengan listrik hijau selama dua dekade terakhir,” paparnya.

Vince menambahkan, saat ini proses menghasilkan gas ramah lingkungan itu dengan memanfaatkan sampah makanan dan hasil pertanian, tapi keduanya memiliki kekurangan. ”Melalui riset kami, kami telah menemukan bahwa menggunakan rumput itu jadi alternatif yang lebih baik dan tidak memiliki kelemahan yang ada pada penggunaan sampah makanan atau lainnya,” paparnya. ”Green Gas Mill pertama kita telah mendapat persetujuan dan kami harap dapat segera membangunnya.

Meski demikian, itu bergantung pada bagaimana kebijakan energi pemerintah akan mendukung sumber energi ini,” katanya. Vince yang juga memiliki klub sepak bola Forest Green Rovers yang masuk Liga Nasional itu menjelaskan visinya dalam laporan baru berjudul ”Green Gas Mill: Peluang untuk Inggris”. Laporan itu menjelaskan, gas yang terbuat dari rumput itu netral karbon dan dapat berperan penting dalam memenuhi target iklim Inggris.

Selain itu, juga akan menciptakan habitat baru bagi satwa liar. Dia berencana membuka pabrik kedua bernilai 10 juta poundsterling menggunakan lahan pertanian yang tak terpakai dekat Tewkesbury, Gloucestershire. Meski demikian, warga setempat masih menolak rencana pembukaan pabrik kedua tersebut.

Proposal kontroversial itu mengklaim akan menyumbang USD7,4 juta dalam perekonomian lokal selama 20 tahun, mendukung sekitar 30 lapangan kerja dan memproduksi gas bersih untuk listrik yang dapat dimanfaatkan lebih dari 6.000 rumah setiap tahun. Beberapa anggota parlemen dari Partai Liberal Demokrat, Lynne Featherstone, mendukung upaya menciptakan sumber energi alternatif tersebut.

”Jika pemerintah hanya mengandalkan gas hijau ini maka akan dibutuhkan waktu lama untuk mencapai target energi ramah lingkungan kami dan mengamankan energi kami untuk masa depan. Saya sangat senang dengan Ecotricity dan lainnya yang ingin terus mendorong bagian penting ini dalam kombinasi sumber energi kita,” ujarnya.

muh shamil