Edisi 16-12-2016
Putin-Trump Paling Berpengaruh, Pemimpin Asia Mendominasi


NEW YORK – Presiden Rusia Vladimir Putin kembali dinobatkan sebagai tokoh paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes kemarin.

Putin dinilai berhasil mengendalikan arah politik luar negeri dan menjaga prestasinya di tengah deraan sanksi ekonomi dari Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa atas konflik di Ukraina. Daftar ini juga menghadirkan kejutan dengan munculnya Presiden terpilih AS Donald Trump di tempat kedua. ”Dalam empat tahun berturut-turut, Forbes menobatkan Putin sebagai orang paling berpengaruh di dunia. Dari negaranya hingga Suriah dan pemilihan presiden AS, pemimpin Rusia itu terus memperoleh apa yang dia mau. Di tempat kedua ada Trump yang kebal terhadap berbagai kritik dan mengantongi miliaran dolar,” demikian bunyi pernyataan Forbes kemarin.

Putin pertama kali berada di puncak daftar sosok paling berpengaruh dunia itu pada 2013. Tahun ini, selain kemampuannya mengendalikanpolitikluarnegeri Rusia, mantan agen KGB itu juga dianggapberhasilmengintervensiPilpres AS pada 8 November 2016 yang dimenangi Trump. Rusia dituding meretas dan menguak skandal surat elektronik (e-mail) Hillary Clinton hingga membuat kandidat dari Partai Demokrat itu kehilangan pamor dan kepercayaan. Menyusul Putin dan Trump, dalam daftar ini terdapat Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden China Xi Jinping, Paus Fransiskus, Gubernur Bank Sentral AS Janet Yellen, dan pendiri Microsoft Bill Gates (selengkapnya lihat infografis).

Presiden AS Barack Obama yang menjalanitahunterakhirpemerintahan jatuh ke posisi ke-48 karena dinilai tidak memberikan terobosan baru terhadap perkembangan dunia. Alur diplomasinya dianggap datar. Sejumlah kebijakannya terkait program kesehatan dan kesepakatan nuklir dengan Iran bahkan terancam akan direformasi Trump. Forbes menyatakan, mereka memilih 1 dari 100 juta orang terbaik yang mengarahkan roda politik, ekonomi, dan sosial dalam tataran dunia yang juga menjadi anutan dan inspirasi banyak orang.

Dengan kata lain mereka yang masuk daftar ini mampu memberikan kontribusi terhadap perubahan dunia dari total penduduk dunia sebanyak 7,4 miliar. Ratusan kandidat masuk ke dalam daftar orang paling berpengaruh 2016. Namun Forbes hanya memilih 74 orang. Mereka menimbangnya melalui empat dimensi. Pertama, jumlah pengikut atau anak buah. Kedua, sumber keuangan dan kekayaan. Ketiga, pengaruh dalam berbagai bidang. Terakhir,aktif menggunakan kekuasaan.

Paus Fransiskus masuk lima besar karena memimpin dan memengaruhi miliaran umat Katolik di seluruh dunia. Dia berkelana ke beberapa negara setiap tahun untuk memberikan ceramah. Tidak berbeda jauh dengan Paus Fransiskus, CEO Wal-Mart Stores Doug Mc- Milon (#27) juga memegang lebih dari 2,3 juta karyawan. Bill Gates yang menjadi orang paling kaya di dunia juga memiliki pengaruh besar, khususnya dalam bidang ekonomi. Begitu pun dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al- Saud (#16) yang menguasai produksi minyak di dunia.

”Kami melihat kekayaan mereka dari PDB untuk presiden dan aset untuk CEO,” ungkap Forbes. Namun pengikut dan kekayaan tidak cukup. Ke-74 orang itu juga harus memiliki pengaruh di sejumlah sektor. Elon Musk (#21), misalnya. Inventor, investor, dan insinyur itu berhasil menguasai podium automotif melalui Tesla Motors, juga industri ruang angkasa melalui SpaceX, dan sangat dikagumi karena punya visi tinggi.

Di samping itu, orang paling berpengaruh di dunia aktif menggunakan kekuasaannya untuk menjadikan dunia tempat yang lebih baik. Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong-un (#43) sangat popular di dunia karena berani menentang kapitalisme dan AS. Dia setidaknya menggiring warga Korut yang berjumlah 25 juta orang. Ada 11 wajah baru dalam ranking kali ini. Sebut saja PM Inggris Theresa May (13), CEO Uber Travis Kalanick (64), CEO Walt Disney Bob Iger (67), Wakil Presiden terpilih AS Mike Pence (69).

Selain itu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte (70) dan CEO Las Vegas Sands Sheldon Adelson (72). Dua politikus senior juga kembali masuk ranking, yaitu Sekjen PBB Antonio Guterres (di urutan 36, terakhir kali tercantum pada 2009) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (urutan 56, sebelumnya masuk pada 2011). Forbes menyatakan ranking orang paling berpengaruh di dunia ini bersifat subjektif. ”Kami tidak bersikeras ranking ini mutlak. Ini hanyalah awal dari percakapan, bukan kata-kata akhir. Jadisilahkanberbagi apayangkalian pikirkan. Apakah CEO Facebook lebih berpengaruh dibanding CEO Apple?” terang Forbes.

Kontributor Forbes Shellie Karabell menulis, Putin memiliki pengaruh besar di Rusia. Angka pembunuhan di Rusia berkurang secara signifikan ketikaPutinmemegangkekuasaan pada 2000. ”Putin merupakan orangUniSoviet. Diakeras, tidak demokratik, tapi tidak juga Stalin (marxisme sejati),” tambah jurnalis lokal Vladimir Pozner. Pozner menggambarkan Putin sebagai tipe pemimpin penyelamat.

Dia dikenal patriotik dan peduli terhadap Rusia lebih dari siapa pun. Popularitas Putin secara domestik bahkan berada di angka 80%, kendati standar kehidupan berkurang akibat sanksi AS dan sekutunya. Dia membuat Rusia bangkit, bangga, percaya diri, dan diakui AS. Pada 2007, Putin pernah mendapatkan pengakuan sebagai orang paling berpengaruh versi majalah terkemuka AS Time dan majalah bisnis terkemuka Rusia Expert.Dia juga meraih penghargaan Order of Jose Marti dari Kuba pada 2014 dan penghargaan serupa mulai dari negara-negara Amerika Latin hingga Timur Tengah.

Hegemoni Asia

Dalam daftar tokoh paling berkuasa itu, Asia menyumbang sederet nama mulai pemimpin negara/ pemerintahan dan CEO korporasi global. Selain Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di 10 besar serta Duterte sebagai wajah baru, terdapat PM China Li Keqiang, Ayatollah Iran Ali Hoseini- Khamenei, PM Israel Benjamin Netanyahu (PM Israel), PM Jepang Shinzo Abe, dan Presiden UEA Khalifa bin Zayed Al- Nahyan.

Di luar itu masih ada Presiden Mesir Abdel el-Sisi, Presiden Suriah Bashar al- Assad, serta PM Israel Benjamin Netanyahu (20). Secara keseluruhan, dari nama-nama tokoh Asia ini, China menyumbang sosok terbanyak. Di luar Jinping dan Keqiang, terdapat sejumlah miliarder seperti bos Alibaba Group Jack Ma (28), Chairman China Investment Corp Ding Xuedong (41), CEO Tencent Ma Huateng (45), CEO Wanda Dalian Group Wang Jianlin (59), dan bos Baidu Robin Li (60).

Daftar tokoh paljng berkuasa ini juga menyedot perhatian karena menyertakan pemimpin kelompok militant, yakni Abubakar Al-Baghdadi (ISIS) dan Ayman Al-Zawahari (Al-Qaeda). Seperti diketahui, keduanya merupakan sosok paling diburu atas tuduhan berbagai aksi terorisme.

Muh shamil


Berita Lainnya...