Edisi 16-12-2016
Anies Fokus Tiga Program Prioritas


JAKARTA – Calon gubernur (cagub) DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno fokus merealisasikan tiga program prioritas.

Pasangan yang diusung Partai Gerindra dan PKS ini optimistis program kerjanya membuat warga maju dan sejahtera. Anies mengatakan, meski belumpernahmenjabatsebagai pemimpin birokrasi di DKI Jakarta, dirinya bersama Sandiaga yakin tiga program unggulan itu dapat terealisasi dalam waktu singkat jika diamanati menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. ”Memperluas lapangan kerja, pengendalian harga pokok, dan memajukan pendidikan adalah program yang menurut kami sangat urgen dijalankan sekarang,” ujarnya kemarin.

Dalam bidang pendidikan, setiap anak di Ibu Kota akan dibantu mengakses pendidikan dengan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus sehingga tidak ada alasan lagi anak tidak bersekolah karena tidak memiliki biaya. Selain itu dia akan menyinergikan pendidikan dengan dunia kerja, yakni menguatkanlagi pendidikanvokasi bekerja sama dengan perusahaan swasta sehingga peserta didik akan terserap langsung ke dunia kerja. ”Pendidikan adalah pintu menuju kesejahteraan. Untuk itu kami akan perbaiki dahulu SDM warga Jakarta melalui pendidikan,” ujar mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu.

Untuk perluasan lapangan kerja, dia sangat yakin dengan keahlian pengusaha sekaliber Sandiaga bisa membuka 200.000 lapangan kerja baru. Pengalaman Sandiaga tidak lagi diragukan. Dia berhasil memberdayakan lima karyawan seusai di-PHK ketika krisis moneter 1998 dan kini sudah mampu memberdayakan 50.000 karyawan di perusahaannya. Mendengar itu, Sandiaga sangat berterima kasih dengan keyakinan Anies untuk bersama- sama membangun lapangan pekerjaan.

Salah satunya program OK OCE yang bertujuan memberikan satu kecamatan satu pusat kewirausahaan melalui bantuan modal dan pendampingan pengusaha sukses dalam memberikan pelatihan kepada warga.

Dia melanjutkan bahwa program unggulan ketiganya mengendalikan harga kebutuhan bahan pokok. Ketika Anies maupun Sandiaga blusukan ke beberapa wilayah di Jakarta, harga sembako yang semakin mahal kerap dikeluhkan warga. ”Penyebabnya rantai distribusi yang tidak efisien. Nanti kami akan memutus dan me- nyederhanakan rantai distribusi tersebut dengan meningkatkan akses menuju Jakarta untuk datangnya bahan-bahan pokok,” ujar Sandiaga.

Adapun cagub DKI nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berkampanye sepertibiasa di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin. Dia menyoroti soal KJP akan berlaku bagi anak didik pesantren dan mahasiswa pada tahun depan dengan besaran Rp18 juta per tahun. Itu didapatkan dari hasil evaluasi yang dilakukan setiap tahun sejak KJP dilaksanakan pada 2012 lalu. ”Khusus mahasiswa dia boleh tarik kontan, karena kami anggap dia sudah bisa bertanggung jawab. Kami lalu akan memonitor uangnya dipakai buat apa. Jadi kelihatan perilaku anak itu. Kalau Rp18 juta ditarik semua itu pasti anak enggak bener,” kata Ahok.

Cawagub DKI nomor urut 1 Sylviana Murni menilai KJP adalah program lama yang hanya mengubah nama dari sebelumnya, yakni Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Apabila dirinya bersama cagub Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dipercaya menjadi pemimpin DKI 2017-2022, KJP akan ditingkatkan dan disempurnakan.

”Saya dulu di dinas pendidikan, saat itu belum KJP masih BOP. Dulu guru-guru mengambil gaji tunai saya permudah dengan menggunakan ATM Bank DKI. Saya bekerja tidak mengenal ruang dan batas waktu. Saya senang bekerja di lapangan dan hobi bergerilya bertemu suku dinas di wilayah untuk mengetahui sekaligus berkoordinasi dengan rekanrekan di lapangan,” ungkap mantan deputi Bidang Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta di Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, kemarin.

Bima setiyadi


Berita Lainnya...