Edisi 02-01-2017
Mudah Cari Pengacara Lewat Start Up


INGIN membuat dokumen hukum atau sedang terbelit kasus hukum? Kini masyarakat bisa dengan mudah mencari konsultan hukum atau pengacara lewat beberapa legal tech di Indonesia.

Harga jasanya bahkan cukup terjangkau. Peluang memang selalu ada di mana saja. Masih minimnya pengetahuan masyarakat soal aturan hukum serta besarnya biaya yang dikeluarkan ketika bersinggungan dengan persoalan hukum membuat beberapa orang berpikir untuk melahirkan start up legal tech di Indonesia. Salah satu yang belum lama dibentuk adalah LegalGo.

Melalui start up ini, masyarakat diberi kemudahan menemukan tenaga hukum profesional sesuai kebutuhan hukumnya. Cara kerjanya, ketika pengguna masuk dan menguraikan persoalan hukumnya lewat akun LegalGo, sejumlah tenaga praktisi hukum siap mengajukan diri dengan menyebutkan harga dan pengalaman yang dimiliki.

Sedikitnya ada enam masalah hukum yang bisa ditangani lewat legalGo, yaitu agreements, business establishment, intellectual property, legal due diligence, legal opinion, dan private investigator. Rahmat menjamin, harga yang ditawarkan para tenaga profesional di LegalGo jauh lebih terjangkau dibandingkan kantor penasihat hukum (lawfirm ).

“Misalnya, ada lima lawyer yang tertarik, nanti pengguna bisa membandingkan harganya dan memilih,” ujar pendiri sekaligus CEO LegalGo, Rahmat Dwi Putranto. Menurut Rahmat, jika dalam prosesnya penyelesaian hukum yang diajukan pengguna tidak diselesaikan, uang yang dikeluarkan akan dikembalikan kepada klien. “Kalau lawyer- nya kabur atau tidak melakukan pekerjaan, uangnya akan kembali,” ungkapnya.

Kendati memiliki harga terjangkau, Rahmat meyakinkan, pihaknya tidak sembarangan menerima praktisi hukum di LegalGo. Mereka yang ingin bergabung harus memiliki keahlian dan lisensi khusus. Selain LegalGo, satu lagi start up legal tech di Indonesia yaitu PopLegal. Start up ini utamanya menyelesaikan persoalan hukum yang berkenaan dengan dokumen. Lewat fitur POPDocs, pengguna bisa membuat dokumen perjanjian dengan cepat dan mudah.

Ada berbagai template jenis dokumen legal yang disediakan secara daring. Sebut saja dokumen perjanjian bisnis (jual beli saham dan nota kesepahaman), perjanjian pranikah, perjanjian utang-piutang, perjanjian pengembangan situs, perjanjian jual-beli, perjanjian sewa-menyewa, dan pejanjian ketenagakerjaan.

Bukan hanya itu, PopLegal juga ditunjang fitur PopSupport yang memfasilitasi penggunanya untuk mendapatkan informasi hukum umum, bertemu konsultan hukum, dan bantuan tentang dokumen (notaris/PPAT).

nurul adriyana