Edisi 11-01-2017
Kakanwil Pajak DKI Kembali Diperiksa Penyidik


JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin kembali memeriksa Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DKI Jakarta Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Muhamad Haniv.

Ini merupakan pemeriksaan ketiga kalinya terhadap Muhamad Haniv sebagai saksi kasus dugaan suap penghapusan pajak sebesar Rp76 miliar PT EK Prima Ekspor Indonesia (EKP) di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan, untuk kepentingan pengembangan kasus, kemarin penyidik memeriksa tersangka penerima Handang Soekarno selaku kasubdit bukti permulaan Direktorat Jenderal Pajak (kini nonaktif) sebagai saksi untuk tersangka pemberi Ramapanicker Rajamohanan Nair alias Rajesh Rajamohanan Nair selaku presiden direktur (country director ) PT EKP. Selain Handang, diperiksa sebagai saksi untuk Rajamohanan adalah Kakanwil DKI Jakarta Ditjen Pajak Muhamad Haniv.

“Tim masih mendalami baik rangkaian peristiwa dalam rangkaian peristiwa tersebut maupun yang terkait internal DJP itu akan dipertanyakan ke saksi Haniv yang tadi dipanggil. Ini pemeriksaan ketiga yang dilakukan terhadap saksi. Akan didalami dan kemungkinan pengembangan ada pada pihak lain maupun ruang lingkup perkara,” tandas Febri saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, tadi malam.

Untuk saat ini, lanjutnya, penyidik sedang fokus kepada tersangka pemberi Rajamohanan. Tujuannya agar berkas yang bersangkutan cepat rampung. Rencananya, dalam 10 hari ke depan akan dilakukan pelimpahan tahap penuntutan untuk Rajamohanan. Alasannya, penahanan yang bersangkutan akan habis.

Febri pun memastikan Haniv punya kaitan kuat dengan perkara Rajamohanan. “Saat itu Haniv adalah kakanwil. Yang dikonfirmasi kepada saksi terkait kewenangan yang dilakukan dalam kewenangan atau dalam menjalankan kewenangan ada irisan dengan perkara yang ditangani terkait pajak PT EKP,” bebernya.

Kakanwil DKI Jakarta Ditjen Pajak Muhamad Haniv merampungkan pemeriksaan sekitar pukul 11.20 WIB. Haniv tampak mengenakan batik cokelat. Saat keluar ruang steril KPK, Haniv tidak mau berkomentar apa pun meski sudah berkali-kali dikonfirmasi wartawan.

sabir laluhu






Berita Lainnya...