Edisi 11-01-2017
Negara Paling Nyaman Untuk Ekspatriat


Lembaga HSBC bekerja sama dengan perusahaan riset YouGov melakukan survei negara-negara terbaik bagi ekspatriat di 2016.

Survei dilakukan hampir kepada 27.000 ekspatriat dari 190 negara dengan mengajukan pertanyaan seputar negara mana saja yang memberikan kemudahan bagi para ekspatriat untuk hidup, bekerja dan menghidupi keluarga.

Berikut 10 negara terbaik bagi ekspatriat.

1.Swiss

Negara di Eropa Tengah yang berbatasan dengan Jerman, Prancis, Italia, Liechtenstein dan Austria ini berada dalam urutan pertama sebagai negara terbaik bagi para kalangan ekspatriat. Dengan rata-rata gaji sebesar USD188.275 membuat negara yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari Pegunungan Alpen jadi tempat ideal untuk berkarir.

2.Jerman

Negara yang terletak di Eropa barat ini menempati urutan kedua sebagai tempat terbaik untuk berkarir dengan rata-rata gaji ekspatriat mencapai USD97.693. Jerman menjadi tujuan terbaik untuk para ekspatriat yang prioritas utamanya adalah mendapatkan keterampilan baru diikuti oleh kenyamanan dalam berkarir dan peluang mencapai posisi dalam perusahaan menurut HSBC. 70% dari ekspatriat menyatakan keamanan kerja di Jerman lebih baik dari negara lainnya.

3.Swedia

Sebuah negara Nordik di Skandinavia, Eropa Utara ini menjadi tempat ketiga favorit para ekspatriat untuk bekerja dengan gaji rata-rata sekitar USD84.802. 71% ekspatriat pernah tinggal di Swedia mengatakan kenyamanan budaya kerja merupakan yang terbaik.

4.Uni Emirat Arab

Aspek paket kepegawaian, termasuk manfaat kesehatan, tunjangan akomodasi, dan biaya perjalanan pulang, negara-negara Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab memberikan penawaran terbaik. Tercatat 56% ekspatriat menerima tunjangan akomodasi di UAE, dan 75% mendapatkan tunjangan kesehatan dengan rata-rata gaji sebesar USD112.820.

5.Norwegia

Negara pendatang baru dalam jajaran terbaik untuk para ekspatriat dalam 10 tahun terakhir adalah Norwegia dengan gaji rata-rata mencapai USD97.486. HSBC mengatakan bahwa dari semua negara yang disurvei sebagai tempat bekerja terbaik bagi ekspatriat, Norwegia memiliki peningkatan terbesar 87% dari responden. Negara ini dinilai menawarkan keseimbangan karier dan kehidupan pribadi.

6.Singapura

Seperti Hong Kong, Singapura adalah tempat yang bagus dalam hal pengembangan karier, namun bukan yang terbaik untuk mencari keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi. 62% ekspatriat yang pernah berkarier di Singapura mengatakan mereka telah membuat kemajuan dalam karier mereka, tetapi 30% menyatakan penurunan standar hidup.Meski begitu sebanyak 53% ekspatriat yang bekerja di Singapura mengatakan mereka merasa lebih banyak mendapatkan kepuasan dalam pekerjaan mereka. Rata-rata gaji yang diterima di negara ini adalah USD138.641.

7.Austria

Austria untuk pertama kalinya berada dalam jajaran teratas sebagai negara terbaik dalam berkarier bagi ekspatriat dalam 10 tahun ini. Austria mendapatkan poin cukup tinggi untuk keseimbangan karier dan kehidupan pribadi dengan 71% responden memberikan pujian terkait budaya kerja. Sementara 62% dari ekspatriat melaporkan peningkatan karier mereka dengan gaji rata-rata USD85.288.

8.Hong Kong

Tempat bagus untuk ekspatriat melanjutkan karier mereka, tetapi tidak untuk mencari kualitas hidup yang lebih baik menurut HSBC adalah Hong Kong. 68% dari responden mengatakan ini adalah tempat yang baik untuk melanjutkan karier mereka, tapi 50% di antaranya mengatakan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan karier memburuk sejak pindah ke Hong Kong. Rata-rata gaji yang diterima yakni USD169.756.

9.Inggris Raya

Menjadi pertama kalinya bagi Inggris untuk berada dalam urutan 10 negara terbaik untuk ekspatriat, meskipun dalam catatan survei dilakukan sebelum pemungutan suara Brexit alias keluarnya Inggris dari keanggotaan Uni Eropa (UE). Gaji yang diterima para ekspatriat di Inggris mencapai USD83.227.

10.Bahrain

Sebanyak 65% ekspatriat menerima tunjangan tahunan untuk perjalanan pulang di Bahrain sebagai bagian dari pekerjaan mereka menurut HSBC. Di seluruh Timur Tengah, 91% ekspatriat melaporkan mendapatkan banyak manfaat dari kontrak mereka, dibandingkan dengan rata-rata global 67%. Gaji rata-rata yang diterima di Bahrain yakni USD98.622.

Gaji Ekspatriat di Asia Tenggara Paling Tinggi

• Rata-rata gaji ekspatriat di Asia Pasifik mencapai USD126.000 per tahunnya (sekitar Rp1,7 miliar, dengan kurs rupiah Rp13.755) lebih tinggi dari rata-rata pendapatan secara global sebesar USD104.000 (setara Rp1,4 miliar).

• Ekspatriat di Asia bisa melakukan penghematan hingga 70% dari pendapatannya.

• Singapura menjadi negara paling populer menjadi tujuan ekspatriat, karena penghasilan dan fasilitas sangat menjanjikan.

• Rata-rata global menunjukkan bahwa 57% ekspatriat di Asia Tenggara mengaku mendapatkan penghasilan lebih tinggi dibanding di negara asal.

• Rata-rata gaji di Singapura meningkat menjadi USD 159.000 per Tahunnya.

Kota Termahal Dan Termurah Bagi Ekspatriat

Menurut survei lembaga konsultansi Mercer pada 2015, ibu kota Angola, Luanda tercatat sebagai kota paling mahal bagi ekspatriat. Sedangkan kota termurah adalah Bishkek, Kyrgyzstan.

Kota Termahal

1. Luanda, Angola

2. Hong Kong

3. Zurich, Swiss

4. Singapura

5. Jenewa, Swiss

6. Shanghai, China

Kota Termurah

1. Bishkek, Kyrgyzstan

2. Windhoek, Namibia

3. Karachi, Pakistan

4. Tunis, Tunisia

5. Skopje, Macedonia

6. Banjul, Gambia

Pekerja Asing di Indonesia Digaji Tinggi

• Laporan survei HSBC 2013 menyebutkan, Indonesia termasuk salah satu negara pemberi gaji pekerja asing tertinggi di dunia.

• Sekitar 22% tenaga kerja asing di Indonesia mendapat gaji USD250.000 per tahun, atau Rp27,5 miliar per tahun.

• Indonesia mengalahkan Jepang (13%) dan China (10%) dalam membayar gaji di atas USD250.000 per tahun.

Data Kemenaker 2014 Menunjukkan TKA di Indonesia didominasi Dari Lima Negara Asia

• Sepanjang 2014-2015, Indonesia banyak kedatangan banyak tenaga kerja asing khususnya dari China

• Sektor yang banyak diisi tenaga kerja China pada periode 1 Januari 2014-31 Mei 2015 adalah:





Berita Lainnya...