Edisi 11-01-2017
Poros Mahasiswa-Persiapan Akhir Menuju Asian Games 2018


Pada 2014 rencana Asian Games ke-18 yang tadinya akan digelar di Vietnam akhirnya pindah ke Indonesia setelah Pemerintah Vietnam tak mampu membiayai proyek olahraga terbesar tersebut karena alasan keuangan.

Indonesia dengan sukarela menawarkan ke panitia Asian Games menjadi tuan rumah. Indonesia yang sukses dengan SEA Games 2011 diterima oleh panitia. Sebelumnya Surabaya menduduki peringkat kedua ketika penentuan tuan rumah. Asian Games yang seharusnya berlangsung pada 2019 juga dipercepat setahun. Hal itu karena pada 2019 adalah tahun politik atau akan ada perhelatan pemilu dan pilpres secara bersamaan.

Alasan itu menjadikan pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan renovasi segala infrastruktur pendukung atlet dan pengunjung di Jakarta dan Palembang yang merupakan tuan rumah. Pemerintah optimistis kegiatan akbar olahraga ini bisa sukses, mengingat kesuksesan pada SEA Games enam tahun lalu yang dilangsungkan di Jakarta dan Palembang. Banyak proyek penting dikerjakan seperti MRT dan LRT.

Proyek yang sebelumnya merupakan ide saja kini telah dibangun dengan kecepatan tinggi dan ditargetkan selesai menjelang Asian Games. Pendukung infrastruktur itu tentu untuk membantu mobilitas para tamu lokal dan mancanegara dan sekaligus untuk mengurangi kemacetan Jakarta. Momen Asian Games tahun depan akan menjadi pengingat kembali bangsa Indonesia pada 1962.

Saat itu Indonesia dengan moto ”Madju Teroes” membangun banyak proyek olahraga besar demi menunjang Asian Games kala itu seperti Gelora Bung Karno yang menjadi ikon semangat Indonesia. Derajat Indonesia terangkat dengan gelaran tersebut dengan Indonesia menjadi peringkat kedua dari semua kontestan dengan Jepang yang menjadi juara umum. Berkaca dari masa lalu, Indonesia mesti bisa mengulang kembali kenangan manis Asian Games dengan segala persiapan yang sangat terbatas waktunya, setahun lagi.

Pemerintah menargetkan dalam Asian Games bisa berada di peringkat kelima sampai kesepuluh. SEA Games 2017 di Kuala Lumpur dianggap pemerintah sebagai pemanasan sebelum Asian Games sehingga banyak cabang olahraga diintensifkan pelatihannya. Seperti bulutangkis, yang menjadi senjata utama Indonesia dan angkat besi, yang sering membawa medali dari olimpiade. Jika Indonesia berhasil masuk tiga besar di SEA Games, Indonesia berpeluang sukses di Asian Games 2018.

Memang persiapan Asian Games ke- 18 ini agak dikotori dengan ada kasus korupsi dana sosialisasi. Tetapi, bukan berartiakanmenjadihalanganIndonesia untuk menyukseskan gelaran olahraga ini. Kita sebagai masyarakat Indonesia harus mendukung kegiatan akbar ini dengan mengawasi proyek infrastruktur Asian Games agar tak ada kasus seperti Hambalang.

Kita juga harus mendukung usaha para atlet yang akan berlaga tahun depan dengan mendukung mereka di SEA Games 2017. Sebagian besar atlet akan terlibat di ajang dua tahunan itu. Kita harus optimistis Indonesia bisa menyelesaikan proyek Asian Games dengan mulus dan punya peluang untuk mengulangi kesuksesan Asian Games 1962, bahkan bisa jadi lebih baik. Semoga.

MUHAMMAD ABDUL KARIM

Mahasiswa Jurusan Ilmu Sejarah 2015

Universitas Indonesia


Berita Lainnya...