Edisi 11-01-2017
Rp100 Miliar Disiapkan untuk Rehab Sekolah


SOLO – Pemkot Solo ancangancang memperbaiki puluhan SD dan SMP di tahun 2017. Dana Rp100 miliar disiapkan setelah pengelolaan SMA dan SMK ditarik Pemprov Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Solo Etty Retnowati mengatakan, sekolah yang diperbaiki antara lain SDN Panularan, SDNDanukusuman, SDN Mojo, SDN di Purwosari, SMPN 12 Solo, serta dua sekolah satu atap. Rencana pembangunan telah disusun dan tinggal eksekusi program. ”Anggarannya banyak, di dinas sendiri sampai Rp100 miliar,” ujarnya kemarin.

Dana itu bersumber dari APBD Kota Solo serta dana insentifdaerah( DID). Denganrincian, Rp52 miliar dari APBD dan Rp45 miliar dikucurkan dari DID. Disdik diperkirakan juga menerima anggaran dari pemerintah pusat berupa dana alokasi khusus (DAK). Dinas akan menggunakan sekitar 30% di antaranya untuk membangun sekolah.

”Pembangunanfisiksedang kami genjot. Ada yang renovasi, tapi juga ada yang membangunbaru,” ucapnya. Pelaksanaannya nantinya berkonsultasi dengan dinas yang mengetahui teknik pembangunan. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) menerangkan, Disdik memiliki sumber daya manusia (SDM) terbanyak di antara organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Faktor itu juga yang menyebabkan anggaran yang dikucurkan lebih besar. Namun, dia mengakui bahwa kebutuhan fasilitas pendidikan juga masih besar. Sehingga sangat wajar apabila ada rencana puluhan sekolah akan diperbaiki. ”Kami tekankan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah,” tandasnya.

Sebab, letak sekolah kini masih terkonsentrasi di tengah dan selatan Solo. Sementara yang di Solo utara dinilai masih kurang. Dengan demikian, pihaknya ingin membuka sekolah satu atap di SDN Kendalrejo Mojosongo. Alasannya, di daerah itu tidak memiliki SMP negeri yang secara geografis letaknya dekat. Kota Solo juga akan menjadi pilot project pembangunan sekolah satu atap dari pemerintah pusat.

ary wahyu wibowo

Berita Lainnya...