Edisi 11-01-2017
Subsidi Listrik Warga Mampu Akan Dicabut


KARAWANG - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Karawang akan mencabut subsidi listrik dari rumah tangga mampu golongan 900 VA. Dari jumlah pelanggan sebanyak 247.074 rumah tangga, sebagian di antaranya merupakan golongan rumah tangga mampu yang tidak boleh menikmati subsidi listrik.

Hal ini dilakukan karena adanya kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang meminta PT PLN mencabut subsidi listrik kepada rumah tangga mampu. Manajer PT PLN Rayon Karawang, Endang Sutisna mengatakan, pencabutan terhadap subsidi listrik untuk pelanggan yang mampu akan dilakukan secara bertahap. Pencabutan subsidi dilakukan secara tiga tahap selama dua bulan sekali (Januari, Maret, dan Mei).

“Subsidi yang dicabut bagi masyarakat yang mampu, dan untuk tarif dasar listriknya disesuaikan. Namun untuk masyarakat (pelanggan) yang tidak mampu tidak ada perubahan daya listrik atau pun tarifnya,” katanya. Endang mengatakan, pelanggan PLN yang memiliki listrik 900 VA tersebut, terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan rumah tangga biasa atau tidak mampu dan golongan rumah tangga mampu.

Pemerintah hanya memberikan subsidi kepada rumah tangga tidak mampu sedangkan rumah tangga mampu akan dicabut. “Kami masih mendata berapa jumlah rumah tangga mampu yang akan dicabut subsidinya,” katanya. Endang mengungkapkan, pihaknya sebagai pelaksana kebijakan dari pemerintah pusat, akan melaksanakan instruksi tersebut.

Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi menteri ESDM. “Kami dari PLN Rayon Karawang hanya sebagai pelaksana saja dan kebijakan ini akan kami laksanakan,” ujarnya. Mengenai waktu pencabutan subsidi listrik secara total, hal tersebut akan dilakukan paling cepat pada Mei 2017. Makanya, saat ini pihaknya sedang mendata dari setiap wilayah di Karawang.

“Secara keseluruhan pencabutan subsidi akan dilakukan hingga Mei tahun ini. Semua pelanggan dari golongsn rumah tangga mampu akan dikenakan tarif listrik reguler. Saat ini menyosialisasikan agar masyarakat mengetahuinya,” katanya.

Nilakusuma

Berita Lainnya...