Edisi 11-01-2017
GT Darurat Dibuka di Km 99


PURWAKARTA – PT Jasa Marga akhirnya membuka gerbang tol (GT) darurat di Km 99+400 Tol Cipularang Jalur A (dari Purwakarta ke Bandung) atau di Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, untuk mengatasi kemacetan di jalur arteri Purwakarta- Bandung.

Pembukaan akses keluar-masuk itu dirasa sangat mendesak pascapenutupan Tol Cipularang (selama perbaikan Jembatan Cisomang) bagi kendaraan nongolongan I. Sebab, kemacetan hampir setiap hari terjadi, baik di jalur arteri Purwakarta- Bandung, maupun jalur-jalur protokol di Purwakarta. “Kami dapat perintah untuk membersihkan, memerbaiki, dan memerlebar jalan di lokasi ini karena akan dibangun gerbang tol baru.

Sebetulnya jalur yang akan dijadikan GT di Km 99 ini sudah lama. Direalisasikan sekarang karena kebutuhan yang sangat mendesak,”ujar pelaksana tugas PT Jasa Layanan dan Pemeliharaan selaku anak perusahaan PT Jasa Marga Hendy S, kemarin. Seperti diketahui, di lokasi itu terdapat jalan lintas untuk keluar tol yang sudah dibuat saat pertama kali Tol Cipularang dibangun.

Jalan itu awalnya disiapkan untuk jalur evakuasi bila terjadi sesuatu, seperti kecelakaan lalu lintas dan lain-lain. Saat ini menurut Hendi, jalur tersebut akan diperbesar menjadi dua lajur dengan lebar 8 meter dan panjang 600 meter. “Rencananya, perbaikan selesai dalam sebulan dengan fasilitas dua gardu tol.

Dimana sekarang yang dilakukan dimulai dari tahapan pembersihan, penggalian, pengerasan, pemasangan gardu, dan lampu-lampu. Saat ini, perbaikan baru memasuki tahap pembersihan,” tuturnya. Seperti diketahui, Jembatan Cisomang mengalami keretakan dan pergeseran (deformasi) pada pilar penyangganya, hingga 57 sentimeter.

Selama perbaikan, kendaraan sumbu dua tidak boleh melewati jembatan dan dialihkan ke GT Jatiluhur untuk kendaraan dari Jakarta, sedangkan kendaraan dari Bandung dialihkan ke GT Cikamuning. Akibat pengalihan ini, arus lalu lintas di jalur arteri Purwakarta- Padalarang sering macet total. “Jadi gerbang tol tersebut dibangun untuk mengatasi kemacetan yang akhir-akhir ini terjadi di jalur arteri Purwakarta.

Untuk kendaraan dari Jakarta, nanti bisa keluar di Km 99 dan masuk setelah Cisomang. Begitu pun kendaraan dari Bandung, bisa keluar Cikamuning dan masuk Km 99,”tutur dia. Langkah yang dilakukan PT Jasa Marga ini disambut baik Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Orang nomor satu di Purwakarta itu sempat datang ke lokasi pembukaan GT baru di Km 99.

Dia mengaku akan usulkan GT yang saat ini akan dibuka tidak hanya berstatus darurat, tapi menjadi permanen. Sehingga jika terjadi masalah, kendaraan besar tidak perlu masuk arteri Purwakarta. “Pengalihan jalur yang dianggap solusi mengakibatkan jalan arteri Purwakarta-Padalarang macet total.

Dampaknya ekonomi masyarakat Purwakarta lumpuh. Selain itu juga, Kontur jalan yang curam dan licin menyebabkan banyak kecelakaan lalu lintas. Jadi ini bisa menjadi solusi jangka panjang sehingga saya usulkan ada GT darurat ini permanen,”kata dia.

didin jalaludin

Berita Lainnya...