Edisi 11-01-2017
Alex : Gaji Dirapelkan


PALEMBANG- Gubernur Sumsel Alex Noerdin memastikan gaji guru SMA/SMK di Sumsel yang tertunda akan dibayarkan.

Dia menyebut jika terjadi keterlambatan, gaji akan dirapelkan. “Itu masalah administrasinya saja. Administrasinya belum beres. Banyak ini 10.000. Di masa transisi ini pasti ada keterlambatan. Tapi pasti dibayarkan, tidak mungkin hilang. Dirapelkan,” kata Alex seusai pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bu pa - ti Empatlawang H Syahril Ha - na fiah sisa masa jabatan 2013-2018 di Graha Bina Pra - ja Pemprov Sumsel, kemarin.

Untuk merampungkan administrasi pencairan guru di seluruh kabupaten/kota, pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel harus rela lembur. Namun, menurut Ke pala Disdik Sumsel Wi dodo, meskipun pegawainya su - dah bekerja hingga pukul 22.00 WIB, proses ad mi nis - trasi belum juga rampung. Hingga kemarin siang, ba - ru gaji guru dari Kabupaten Musi Rawas Utara (Mu ra ta ra) dan Pagaralam yang bisa di - bayarkan. Sementara daerah lain, termasuk Pa lem-bang dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)yang sebelumnya disebut Widodo bisa di cair - kan kemarin, belum bisa di - cairkan.

“Ada empat berkas yang harus dilengkapi untuk pen - cair an gaji, yakni SK peralihan dari Badan Kepegawaian Na - sio nal (BKN), Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) dari Kepala Disdik Sumsel kepada setiap kepala SMA/ SMK. Lalu Surat Keterangan Me - lak sanakan Tugas (SKMT) dari kepala sekolah dan Surat Ke - terangan Pemberhentian Pem - bayaran dari Badan Pe nge lola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) tiap kabupaten/kota ke BPKAD provinsi. Keempat surat ini hingga saat ini banyak yang belum sampai ke kita,” ung kap Widodo di ruang ker ja - nya, kemarin.

Dikatakan Widodo, keter - lam batan juga dipengaruhi oleh lambatnya penyerahan SK peralihan status guru dari BKN ke provinsi. SK tersebut se be - nar nya sudah keluar pada 19 Ok tober lalu, namun baru diserahkan ke Disdik Sumsel pa da 13 Desember. Hal ini ber - im b as pada proses pe nya ri - ngan semua persyaratan ter se - but oleh pihak pegawainya.

“Ki - ta telah bekerja semaksimal mung kin, selama dua minggu ini saja semua staf dan pegawai yang berjumlah 41 orang be - ker ja hingga jam sepuluh ma - lam. T etapi karena semua ber - kas yang ada sekitar 9.560 ber - kas guru yang akan disusun ma ka tentu maembutuhkan waktu,” paparnya. Widodo juga mengatakan, dari 17 kabupaten/kota di Sum sel, baru delapan kabupa - ten/kota saja yang sudah mengirimkan dokumen administra si dan saat ini sedang di ver i - f ikasi. Sisanya belum mengi - rim k an dokumennya.

“Saya ti - dak tau persis apa kendala yang dialami oleh pihak sekolah kenapa belum mengumpulkan SKMT guru mereka masingmasing. Bahkan Palembang saja hanya 7 sekolah yang se le - sai diperiksa berkasnya, sebab persyaratannya tidak bisa di se - rahkan perorang tapi harus dikumpulkan secara kolektif,” jelasnya.

Kasubbag Keuangan Disdik Sumsel Markoginta mengaku sejak dua pekan terakhir me re - ka tengah disibukkan meng ga - bungkan empat item dan do ku - men kelengkapan lainnya un - tuk proses pembayaran gaji gu - ru. Setelah seluruh item dan kelengkapan administrasi leng kap baru bisa surat pe rin - tah membayar (SPM) dan surat perintah pencairan dana (SP2D) dari BPKAD Sumsel. ”Setelah dilakukan pe meriksaan dan penggabungan semua persyaratan terse - but verifikasi maka SPM akan di ke luarkan lalu dikirimkan ke pihak BPKAD.

Setelah itu, barulah dilakukan cek lagi oleh BPKAD. Jika tidak ada kesa la - han dalam nominal uangnya, barulah SP2D bisa diterbitkan dan disalurkan ke bank untuk mengirimkan uang gajinya na - mun paling cepat sehari se te - lah nya baru bisa dicarikan,” jelasnya. Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel Agus Sutikno menilai keterlambatan pembayar an gaji guru merupakan hal yang wajar karena masuk tahap transisi.

“Kami di dewan, di badan anggaran sudah mem bi - ca rakan itu dan tidak ada masalah,” kata Agus saat di hu - bungi wartawan.

Karerek/ tasmalinda/ muhammad uzair




Berita Lainnya...