Edisi 11-01-2017
Kawasan Primadona Di Jakarta Selatan


JAKARTA Selatan masih menjadi favorit pengembang untuk menumbuhkan hunian baru. Lantaran kawasan ini memiliki akses yang cukup strategis, baik menuju pusat Kota Jakarta yang bisa ditempuh melalui kendaraan pribadi, Commuter Line, maupun angkutan umum.

Jakarta Selatan merupakan salah satu dari lima kota administrasi ibukota. Di sebelah utara, Jakarta Selatan berbatasan dengan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Di sebelah timur, wilayah ini berbatasan dengan Jakarta Timur. Kota Depok berada di sebelah selatannya, sementara di sisi baratnya berbatasan dengan Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.

Menurut Raetedy Refanatha, Head of Marketing Development Rumah123.com, Jakarta Selatan memiliki daya tarik karena fasilitas umum yang lengkap, akses ke mana saja mudah, dan udara di Jakarta Selatan dianggap paling segar dibandingkan daerah lainnya. “Masih banyak pembangunan di Jakarta Selatan, seperti Cinere, Ciputat, dan Pondok Labu,” ujarnya.

Meski saat ini lahan yang tersedia sudah mulai terbatas, nyatanya pembangunan hunian tapak maupun vertikal masih sangat mudah untuk dijumpai di daerah ini. Tak heran jika kondisi ini mengacu pada pertumbuhan bisnis komersial, yang saat ini sudah tampak jelas terpampang di kawasan TB Simatupang.

Diperkirakan pencarian sewa apartemen di kawasan TB Simatupang ini banyak dipenuhi kalangan ekspatriat yang bekerja di seputaran wilayah ini. Selain karena banyak perusahaan multinasional yang berlokasi di sana, TB Simatupang dan area sekitarnya juga menyediakan beragam pusat perbelanjaan ternama dan tempat hiburan.

Faktor inilah yang akhirnya menjadi alasan mereka untuk menetap di sini. Raetedy menilai, letak Jalan TB Simatupang yang jauh dari pusat pemerintahan merupakan salah satu alasan kenapa jalan ini berkembang menjadi kawasan perkantoran. “Pusat pemerintahan sering kena demonstrasi sehingga bisa merugikan perusahaan yang berkantor dekat dengan kawasan pemerintahan,” katanya.

Selain itu, perkembangan Jalan TB Simatupang dalam lima tahun terakhir meningkat pesat. Infrastruktur di sepanjang jalan ini telah siap menunjang pembangunan kawasan perkantoran. “Di daerah ini untuk ritel saja sudah ada Citos (Cilandak Town Square), Pejaten Village, dan Poins Square,” kata Raetedy.

Tidak hanya dikelilingi pusat bisnis dan pusat perbelanjaan. Kawasan ini ditunjang dengan akses jalan tol dan kemudahan transportasi, yaitu tiga terminal yang mengelilingi Jalan TB Simatupang, Terminal Kampung Rambutan, Labak Bulus, dan juga Blok M sehingga membuat jalan ini siap menjadi kawasan CBD baru.

Posisi jalan ini merupakan kawasan strategis. Namun, untuk masalah harga masih jauh lebih murah dibandingkan dengan kawasan yang telah menjadi kawasan CBD. Harga tanah strata title di sini baru mencapai Rp8 juta sampai Rp12 juta per meter persegi, sedangkan di kawasan CBD harganya sudah mencapai Rp16 juta sampai Rp18 juta per meter persegi.

Namun, ada satu hal yang harus diwaspadai oleh pengusaha properti jika menginginkan investasi di kawasan ini, yaitu masih ada beberapa tanah dan bangunan yang berstatus girik. Selain itu, ada aturan tata kota bahwa sepanjang Jalan TB Simatupang sebanyak 40 persennya diperuntukkan daerah serapan air.

Achmad Setiadi, Direktur Utama PT Pardika Wisti Sarana, menuturkan beberapa alasan mengapa daerah TB Simatupang hingga kini masih menjadi primadona untuk properti. Dia menuturkan komposisi yang ideal dari wilayah ini merupakan kunci utama dari pertumbuhan properti yang semakin pesat.

“Dulu kawasan ini didominasi hunian saja. Namun, seiring waktu bisa dilihat sendiri bagaimana kondisinya saat ini. Komposisi antara tempat tinggal, perkantoran, dan area komersial yang berkembang secara seimbang, membuat wilayah ini memang layak huni,” katanya.

Achmad pun menambahkan, terlebih lagi dari sarana kesehatan yang terbilang cukup komplet untuk daerah di seputaran Jakarta Selatan. Selain itu, daerahnya juga masih dipenuhi pepohonan rindang dan taman kota yang membuat nuansanya semakin sejuk dan udaranya pun cukup bersih.

aprilia s andyna

Berita Lainnya...