Edisi 11-01-2017
Merancang Desain Bangunan Masa Kini


Bentuk hunian sekarang ini tidak lagi harus selalu mengikuti tren yang ada. Adanya perkembangan tren desain dan kebutuhan penghuni rumah, sangat berpengaruh terhadap pembentukan dari gaya rumahnya.

Sebelum merencanakan membangun rumah ataupun merenovasi rumah, pastinya Anda selalu memiliki pertanyaan tersendiri. Seperti apa desain rumah yang sedang tren saat ini? Pertanyaan seperti ini sangat wajar terlontar karena Anda tidak menginginkan tempat tinggal yang tidak nyaman dan kuno.

“Rumah masa kini umumnya lebih suka bermain dengan ide-ide baru baik dari segi arsitekturnya, interior, maupun bagian lanskapnya. Karena hal itulah, saat ini rumah dengan gaya modern menjadi incaran,” ujar arsitek Denny Setiawan. Walaupun desain rumah selalu mengalami perkembangan, alangkah lebih baik Anda membuat hunian yang memang sesuai dengan lingkungan, kebiasaan, dan karakter diri Anda sendiri.

Tidak ada salahnya Anda mengikuti tren yang ada. Namun, jangan sampai Anda menjadi korban tren semata. Bila melihat arti dari sebuah rumah tinggal adalah tempat berteduh seseorang dan keluarga selepas menyelesaikan aktivitas yang berbedabeda setiap harinya. “Banyak hal personal yang memengaruhi perencanaan suatu tempat tinggal. Misalkan rumah yang berarsitektur modern bisa ditampilkan dengan sentuhan tradisional.

Ini karena masyarakat masih terpengaruh akan budayanya, dan terlihat saat pembagian fungsi ruang,” sebut Denny. Terkadang karena kesibukan yang padat, Anda tidak terlalu menyadari bahwa hal tersebut sangat memengaruhi bentuk fasad rumah Anda. “Kebanyakan untuk sebagian orang yang memiliki kesibukan tinggi sangat menyukai gaya minimalis.

Bentuk hunian ini sangat terlihat dari tampilan fasad yang lebih sederhana dan ringan,” kata arsitek kelahiran Bandung ini. Berbicara mengenai bangunan, pastinya bukan sekadar masalah bentuk fisik. Sebuah rancangan rumah tinggal, baiknya mampu mewakili dari karakteristik sang penghuninya daripada hanya mengedepankan tren semata.

“Karena keberagaman budaya tersebut, saat ini sudah banyak masyarakat yang mulai membuat rumahnya tidak lagi terbelenggu oleh tren yang ada. Artinya perkembangan tren desain saat ini juga dipengaruhi teknologi materialnya dan juga cara aplikasi yang beragam,” sebut Denny.

Bukti dari perkembangan material yang ada untuk hunian adalah dinding rumah yang saat ini tidak lagi diperindah dengan lapisan warna-warni dari cat saja, melainkan bisa dikreasikan dengan semen unfinished atau beton ekspos yang bisa memberikan warna natural dan kesan yang sederhana namun terbuka.

“Berkreasi di dinding, baiknya jangan terpaku hanya pada semen dan beton. Grassblock yang biasanya identik untuk penutup tanah di garasi, ternyata bisa dijadikan penghias dinding. Atau bisa juga dengan menggunakan elemen dekoratif seperti botol bekas minuman untuk memberikan kesan unik dan estetis di dinding,” kata Denny.

Saat ini gaya rumah tropis masih menjadi tren yang banyak diaplikasikan untuk tempat tinggal. Penerapan gaya ini semata-mata karena faktor iklim di Indonesia yang kadang terasa panas secara berlebihan, memiliki tingkat kelembapan yang tinggi, dan juga curah hujan yang cukup tinggi pula.

“Membangun hunian tropis bukan sekadar memperhitungkan agar bangunan tidak terasa panas dan saat hujan tidak terkena tempiasnya. Namun, yang harus diperhitungkan adalah bagaimana menciptakan kenyamanan di dalamnya, misalkan dengan membuat plafon yang tinggi, ventilasi silang, atau bentuk atap yang miring,” tutur Denny.

aprilia s andyna

Berita Lainnya...