Edisi 11-01-2017
20 Ha Sawah Disulap Jadi 3 Km Jalan


MALANG– Pemkab Malang berencana membuat jalan baru sepanjang tiga kilometer untuk mengurai kemacetan di Kepanjen. Jalan yang lebarnya 20 meter tersebut membutuhkan 20 hektare lahan pertanian milik warga.

“Rencananya, jalan tersebut dimulai dari Kelurahan Penarukan lalu tembus Stadion Kanjuruhan,” kata Bupati Malang Rendra Kresna saat mempresentasikan denah pembangunan tata ruang kota, kemarin. Menurut Rendra, saat ini Pemkab Malang sedang fokus untuk membebaskan tanah warga yang bakal dilalui pembangunan jalan tersebut.

Rendra sangat optimistis warga tak akan menolak lantaran dampak ekonomi dari pembangunan jalan tersebut menguntungkan petani. Jalan baru itu bisa menjadi akses transportasi yang lebih mudah untuk mengangkut hasil pertanian. “Petani akan diuntungkan. Sebab meski yang dibangun ini merupakan jalan utama (kelas satu), tapi kami akan ikut mengendalikan untuk tidak ada pembangunan ruko.

Sesuai tata ruang kota memang tidak boleh ada ruko, jadi petani tak perlu resah,” ujarnya. Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang Romdhoni mengatakan, secara teknis perencanaan pembanguhnan jalan telah ditindaklanjuti. Upaya pendekatan terus dilakukan, terutama untuk titik-titik tanah warga yang terkena dampak. Saat ini Bina Marga sedang mendesain kebutuhan lahan.

Romdhoni optimistis pembangunan jalan tersebut bisa dimulai tahun ini tanpa bersedia menyebut anggaran yang disediakan. “Kita masih desain dulu kebutuhannya. Nanti kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanahan dan Dinas Perhubungan,” katanya. Sementara Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Wahyu Hidayat, menjelaskan, selain jalan baru, juga akan dibangun sejumlah gedung perkantoran di depan Stadion Kanjuruhan, atau di belakang Islamic Center.

Sesuai tata ruang, kawasan ini juga dipercantik dengan taman dan ruang terbuka hijau (RTH). “Ini sudah disepakati. Tata ruangnya sudah didesain dengan memasukkan pembangunan perkantoran,” katanya. Setelah pemekaran menjadi Kota Malang dan Kota Batu, pusat pemerintahan Kabupaten Malang bergeser ke Kepanjen.

Namun sebagian kantor pemerintahan Kabupaten Malang masih berada di wilayah Kota Malang. Karena itu dalam konsep tata ruang kotanya, Pemkab Malang memasukkan pembangunan gedung perkantoran di Kepanjen di depan Stasion Kanjuruhan.

yosef naiobe

Berita Lainnya...