Edisi 11-01-2017
Minum Kopi Juga Termasuk Seni dan Budaya


SURABAYA – Minum kopi sambil hangout bersama teman seolah sudah menjadi budaya. Minum kopi saat ini memang sudah memiliki pergeseran makna. Jika dulu lebih banyak orang ngopi karena ingin mencicipi minumannya sekarang sudah sedikit berbeda.

Saat ini,minum kopi termasuk seni tersendiri yakni mulai dari kopi diracik hingga tersaji di atas meja. Pilihan biji kopi pun menjadi perhatian tersendiri seperti yang dikatakan oleh Barista peraih Top 6 Indonesia Coffee Events 2017 Bagus Prakoso. Pria kelahiran 1994 ini menuturkan, aktivitas minum kopi menjadi seni karena sudah menjadi budaya dalam masyarakat dan siapa pun yang minum kopi seringkali difoto terlebih dulu sebelum diminum.

Selain itu, proses meracik kopi juga bagian dari seni karena dibutuhkan keahlian. Belum lagi jika ditambah dengan latte art yakni menghias bagian atas kopi dengan beragam gambar, aktivitas ini juga termasuk seni. “Ngopi itu bukan sekadar nyruput tetapi juga menikmati proses pembuatannya hingga tersaji di depan mata .

Karena itulah ngopi bisa dikatakan bagian dari seni,” kata Bagus menjelaskan saat dijumpai dalam acara launching Nescafe Dolce Gusto di Atrium Tunjungan Plaza (TP) Surabaya, kemarin. Sementara itu, Marketing Manager Nescafe Dolce Gusto Irmawati Praharsi menjelaskan kreasi alat meracik yang dikenalkannya merupakan bagian dari memenuhi gaya hidup masyarakat perkotaan.

Dimana, masyarakat sudah menjadikan ngopi sebagai budaya dan seni. “Kami ingin memberikan quality minutes dengan menghadirkan inovasi yang dapat menghasilkan minuman berkualitas di rumah atau pun di kantor secara cepat dan praktis. Karena itulah kami mengenalkan cara membuat kopi hanya dalam waktu satu menit,” kata Irmawati.

mamik wijayanti

Berita Lainnya...