Edisi 12-01-2017
Mewujudkan Jakarta Ramah Lingkungan


JAKARTA– Pasangan calon nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno berkomitmen mewujudkan DKI Jakarta menjadi kota hijau dan ramah lingkungan (green city).

Langkah ini dimulai dengan menyiapkan sumber daya alternatif untuk menunjang aktivitas warga. Anies mencontohkan penggunaan panel surya untuk memberikan energi listrik ke lingkungan sekitar. ”Kami secara bertahap akan mengembangkan dan memanfaatkan tenaga surya sambil mencari cara agar biaya penyediaan panel terjangkau,” ujar mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu di GOR Sunter, Jakarta Utara, kemarin.

Selain memanfaatkan energi alternatif yang terbaharukan, inisiator Indonesia Mengajar itu juga akan mendesain kota dengan ruang terbuka hijau yang memenuhi standar bagi sebuah kota maju. Nanti seluruh jalanan atau trotoar di Ibu Kota akan dinaungi pepohonan rindang. Hal itu akan dimulai dengan menanam pohon sebanyak mungkin dan sesegera mungkin saat nanti mulai menjabat.

Menurut Anies, penanaman pohon juga diprioritaskan di Jakarta Utara karena wilayah ini memiliki suhu yang cukup panas dibandingkan wilayah Jakarta lain. ”Terakhir pengelolaan air untuk menjadikan Jakarta sebagai kota ramah lingkungan. Kami membuat drainase vertikal daripada harus mengalirkannya ke laut.

Siklus air sudah jelas turun dari langit dan harus meresap ke tanah agar tidak menggenang dan menyebabkan banjir,” ucapnya. Untuk mendukung konsep green city, Anies-Sandi akan membangun sumber daya manusia (SDM) melalui pembangunan taman bacaan dan SMK Kemaritiman.

Menurut Anies, belum minatnya warga membaca disebabkan minimnya fasilitas taman bacaan. ”Keberadaan taman baca inilah yang akan meningkatkan daya baca masyarakat terhadap buku,” ujarnya. Adapun cawagub DKI nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat kemarin berkampanye di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Dia menjanjikan segera mengatasi masalah banjir dan membantu para pedagang kecil di kelurahan. Menurutnya, wilayah Srengseng yang memiliki kontur tanah naik-turun menjadi penyebab masih ada genangan. Untuk itu, dia akan memanfaatkan lahan kosong di wilayah tersebut untuk dijadikan embung dan ruang terbuka hijau (RTH).

”Banyak orang beli tanah di Jakarta untuk investasi. Kalau lahan ini bisa diambil oleh Pemprov DKI, bisa kita bangun embung (wadah tangkapan air) di situ. Kita bisa membuka lebih banyak ruang terbuka biru untuk ditanami ikan. Tadi ada beberapa lahan kosong yang bisa kita beli kalau dijual,” ungkap wakil gubernur DKI Jakarta nonaktif itu. Cagub DKI nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkampanye di Cawang, Jakarta Timur, kemarin.

Dalam kesempatan itu dia berpesan kepada warga bila ingin ada perubahan di Kota Jakarta, cobloslah nomor satu pada 15 Februari mendatang. Agus memaparkan programprogramnya seperti pemberdayaan RT/RW dengan memberikan dana Rp1 miliar, bantuan langsung sementara Rp5 juta pertahununtukkeluargakurang mampu, serta bantuan dana bergulir Rp50 juta per unit usaha tanpa bunga.

Debat Perdana 13 Januari

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menggelar Debat Kandidat yang merupakan debat publik pertama cagub dan cawagub di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1). Tema yang diambil adalah pembangunan sosialekonomiuntukJakarta. Tema tersebut akan dielaborasi dalam tiga isu utama.

Pertama, sosial ekonomi terkait lapangan pekerjaan dan kemiskinan.

Kedua, lingkungan dan transportasi terkait tata kota, penyediaan infrastruktur, banjir, dan macet.

Ketiga, pendidikan dan keamanan terkait dunia pendidikan, peningkatan SDM, dan resolusi konflik.

”Tema selanjutnya akan diturunkan dalam pembahasan lingkungan dan transportasi serta pendidikan dan keamanan warga,” ujar Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno di kantor KPU DKI, Salemba, Jakarta Pusat, kemarin. Debat Kandidat merupakan salah satu media yang difasilitasi oleh KPU sebagai penyelenggara Pilkada DKI 2017 untuk membantu masyarakat mengenal dan mengetahui program kerja masing-masing pasangan calon.

”Selanjutnya masyarakat menilai mana yang sesuai dengan pilihan hati dan yang mereka anggap bisa memimpin Jakarta untuk lima tahun ke depan,” katanya. Komisioner KPU DKI Betty Epsilon menambahkan, debat akan berlangsung selama dua jam. Debat dibagi dalam enam segmen tayangan langsung. Pasangan calon nantinya akan bergantian menerima dan melemparkan pertanyaan.

bima setiyadi



Berita Lainnya...