Edisi 12-01-2017
HT : Tenaga Kerja Asing Harus Dibatasi


BOJONEGORO– Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menekankan pentingnya pembatasan serbuan tenaga kerja asing (TKA) sebagai salah satu bentuk proteksi pada tenaga kerja lokal.

Di sisi lain, pemerintah juga harus aktif meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. ”Tenaga kerja asing harus dibatasi hanya untuk keahlian khusus yang tidak kita miliki, berikan kesempatan pada masyarakat kita,” ujar HT saat melantik 430 Dewan Pengurus Ranting (DPRt) Partai Perindo Bojonegoro di Gedung Serbaguna Bojonegoro, Jawa Timur, kemarin.

Menurutnya, sejak pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), TKA berbondong- bondong masuk ke Indonesia. Mereka mengisi sektor-sektor menengah ke bawah, bukan hanya jenis pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus. Padahal sektor- sektor yang tidak membutuhkan keahlian khusus tersebut bisa diisi tenaga kerja lokal. ”Pemerintah harus memberikan proteksi dan meningkatkan kualitas tenaga kerja kita,” kata HT.

Tak hanya memberikan perlindungan, peningatan kualitas tenaga kerja lokal dibutuhkan agar kelak mereka bisa menempati posisi-posisi strategis yang selama ini dikuasai TKA. Untuk itu, harus ada transfer of knowledge sebagai langkahmenyiapkan kemampuan tenaga kerja lokal. ”Jika mereka produktif maka akan memiliki daya saing dengan tenaga kerja asing,” ujarnya.

Saat melantik 365 DPRt Partai Perindo Kabupaten Gresik, HT mengatakan pentingnya menciptakan pilar-pilar ekonomi baru untuk mempercepat kemajuan ekonomi Indonesia. Selama ini, pusat-pusat aktivitas ekonomi didominasi kotakota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Menurut HT telah terjadi kesenjangan yang tinggi antara daerah dengan kota-kota besar.

Sumber uang, konsentrasi aktivitas ekonomi dan pembangunan hanya di kota-kota besar. Di Provinsi Jawa Timur dia menyontohkan pembangunan terkonsentrasi hanya terasa di Surabaya dan sebagian kecil Malang. ”Saya bisa katakan 70% perputaran uang di Indonesia itu ada di Jakarta dan Surabaya. Jakarta saja itu di atas 50%.

Padahal, Indonesia itu negara besar dengan penduduknya lebih dari 250 juta jiwa dan memiliki 515 kabupaten/kota,” ungkapnya. Di Kabupaten Lamongan, HT mengingatkan pentingnya memberi nilai tambah pada produk perikanan sebagai andalan kabupaten ini.

”Lamongan harus menciptakan produk perikanan bernilai tambah, agar lapangan kerja terbuka, masyarakat terbangun,” ujar HT seusai melantik 474 DPRt Partai Perindo Lamongan di Gedung IPHI Asrama Haji Lamongan. Sebagai partai baru, Partai Perindo memberikan perhatian khusus kepada nelayan dengan mendirikan koperasi nelayan, revitalisasi perahu nelayan, bantuan alat tangkap dan alat keselamatan.

Kepada para kader di kabupaten ini, HT menyerukan pentingnya membangun kepengurusan di tingkat paling bawah yakni TPS. ”Bangun kepengurusan tingkat TPS, agar keberadaan Partai Perindo lebih dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya. Dia meminta kader untuk rajin turun ke masyarakat, memaksimalkan program-program partai.

Salah satunya Gerobak Perindo yang ditujukkan kepada pedagang kecil agar usahanya terus berkembang. Selain meningkatkan kesejahteraan, penerima Gerobak Perindo diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja. Di Tuban saat melantik 328 DPRt, HT menegaskan komitmen Partai Perindo untuk membangun daerah. ”Kita berjuang dengan totalitas membangun daerah. Indonesia tidak akan sejahtera jika ekonomi terfokus pada kota besar saja,” seru HT.

Menurutnya ketimpangan kesejahteraan antara masyarakat di kota-kota besar dan mayoritas daerah yang tertinggal disebabkan karena Indonesia terlalu tergesa-gesa menerapkan pasar bebas. Seharusnya, kata HT, dilakukan pemerataan terlebih dahulu. Masyarakat disiapkan terlebih dahulu, pendidikan dan kesejahteraannya.

”Di negara maju, masyarakat kecil dibesarkan dulu, ketika masuk ke pasar bebas mereka berkembang,” tuturnya. Ketua DPW Partai Perindo Jatim M Mirdasy mengatakan, di Jatim sudah terbentuk dan dilantik 6.518 DPRT. Mirdasy berpesan semua pengurus menyiapkan verifikasi faktual oleh KPU.

”Perindo ingin memastikan kemenangan. Karena itu konsolidasi harus sampai tingkat tempat pemungutan suara,” pesan Mirdasy. Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Tuban H Gunawan mengatakan, setelah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang ditandatangani Ketum DPP Perindo, pihaknya langsung membentuk kepengurusan DPC dan DPRt.

soeprayitno/ muhammad ibrahim/ elzam zami




Berita Lainnya...