Edisi 07-02-2017
Ribuan Dosen Malas Urus Sertifikasi


PALEMBANG - Meski Peluang sertifikasi dosen (serdos) terus terbuka lebar. Namun, kenyataannya masih banyak dosen yang belum memiliki serdos dengan berbagai kendala.

Dari data Koordinator Pergu - ruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah II, jumlah dosen sebanyak 10.236 orang meli pu - ti Sumatra Selatan, Bangka Be - litung, Bengkulu dan Lampung. Namun hanya 1.194 orang dosen saja yang sudah memiliki serdos dari 217 perguruan ting - gi swasta (PTS) yang ada. Jumlah dosen yang me mi - liki serdos tersebut 494 di an ta - ranya berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang diperbantukan di PTS, dan sisanya sebanyak 740 orang berstatus dosen non-PNS atau dosen yang diangkat oleh yayasanPTSmasing-ma sing.

Ketua Kopertis Wilayah II, Slamet Widodo mengatakan, pada 2016 lalu, dana yang dikeluarkan dari 1.194 dosen yang sudah memiliki serdos itu sebesar Rp4 miliar. “Untuk tahun 2017 belum diketahui karena belum dibayarkan," ujarSlamet, kemarin. Menurut Slamet, minimnya jumlah dosen yang memiliki serdos dikarenakan dosen ma - las mengurus jabatan jenjang akademik mereka.

Hal ini bisa saja karena dosen tersebut belum memenuhi syarat untuk mengajukan serdos. Persya ra - tan seperti terdaftar pada pang - kalan data pendidikan tinggi (PD-Dikti), memiliki kualifikasi akademik sekurang-kurangnya S2 yang pararel, memiliki NIDN, NIDK dan bekerja penuh waktu, memiliki masa kerja sekurang-kurangnya dua tahun berturut-turut di perguruan tinggi mereka bertugas dan diusulkan, memiliki pangkat atau golongan, memiliki jaba - tan akademik sekurang-ku - rang nya asisten ahli, juga me - lak sanakan Tridharma Per gu - ruan Tinggi dan mengajar mi ni - mal 12 SKS setiap semester.

"Jenjang akademik biasanya jadi kendala dosen tersebut. Namun kita terus berupaya men dorong dosen agar men da - patkan sertifikasi dengan me - nyediakan 31 kegiatan pada 2017 ini," tegasnya. Pada tahun 2017, Kopertis berusaha agar gaji serdos dicair - kan setiap bulan bukan per tiga bulan seperti tahun sebe lum - nya. Upaya ini bertujuan agar dosen bisa mendapatkan hak mereka lebih cepat.

"Sertifikasi ini sangat banyak sekali man - faatnya, sebab dosen yang memiliki sertifikasi akan lebih baik, lebih profesional dan ber - tanggung jawab dalam melak - sanakan tugasnya. Inilah yang akan terus diperjuangkan agar semua dosen memiliki serdos," tegasnya.

Sementara itu, Rektor Uni - versitas PGRI Palembang, Syar - wani Ahmad mengatakan, kampusnya memiliki 338 dosen tetap, baik PNS diperbantukan maupun yang diangkat oleh yayasan. Dari jumlah tersebut, hanya 40-50 orang saja yang telah mendapatkan serdos. "Kita tetap berupaya mela ku - kan berbagai usaha, mulai dari pelatihan agar dosen me me - nuhi persyaratan mengajukan serdos," pungkasnya.

karerek



Berita Lainnya...