Edisi 07-02-2017
Tol Pematang-Kayuagung Dikebut


KAYUAGUNG – Proyek pembangunan Tol Pematang Panggang-Kayuagung dan Kayuagung-Jakabaring, Palembang, terus dikebut.

Pengerjaan terus dilakukan mengingat tol yang melintasi Kabupaten OKI itu harus selesai sebelum penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang. Menurut Ketua Komisi III DPRD OKI, H Nawawi Anang, pihaknya telah mengunjungi kantor PT Waskita Karya di Jakarta. "Dalam kunjungan itu, ka mi diterima langsung oleh Wakil Kepala Divisi VI PT Was - kita Karya, Gunadi.

Dalam per - temuan tersebut, bahwa proyek jalan tol di Kabupaten OKI se - muanya dikerjakan PT Waskita Karya," katanya. Untuk Tol Kayuagung-Jaka - baring saat ini dalam proses konstruksi. Di tol ini ada be - berapa titik yang harus meng - gu nakan tiang pancang, seperti di kawasan Desa Pedu, K e ca - matan Jejawi. "Sementara Tol Kayu agung - Pe matang Pang gang sepanjang 77 km, pro gresnya sekarang dalam tahap pembebasan lahan dan penim bunandilokasi," jelasnya.

Sementara proses ganti rugi lahan dilakukan oleh BPN me - lalui pengukuran lahan kem u - dian ada berita acara peng uku - ran. Dalam berita acara peng - ukuran diketahui luasannya be - rapa, tanam tumbuhnya be ra - pa, lalu keluar yang nam a nya daftar nominatif proses, semua ini butuh waktu 11/2 bulan. Ke - mudian BPN menunjuk KJBP untuk menilai, dan ada masa sanggah 15 hari.

“Kalau tidak ada sanggahan langsung tanda tangan, tapi kalau ada sanggahan diselesaikan melalui pengadilan,” ujar Nawawi. Dalam kunjungan tersebut pula, pihak DPRD OKI me na nya - kan terkait ganti rugi dari lahan yang terkena tol. Namun ada yang dalam proses ganti rugi seperti di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Mesuji Raya, yaitu tanah kebun karet Rp80. 000/ meter dan kebun sawitRp39.000/meter.

Sementara itu, Wakil Kepala Divisi VI PT Waskita Karya, Gunadi menjelaskan, untuk Tol Kapal Betung (Kayuagung- Pa - lembang- Betung) ada tiga sek - si. Saat ini pengerjaan yang di la - kukan oleh Waskita Karya ratarata 12%.

Untuk Tol Kayuagung- Pematang Panggang sekitar 77 km, semuanya dikerjakan oleh Waskita Karya. Saat ini selain dalam proses konstruksi, juga ada proses pendataan lahan dan gantirugi. Untukkonstruksi 5%. Di antaranya yang di kawasan Sepucuk, Kelurahan Kedaton, Kayuagung OKI. “Di lokasi tersebut rencananya akan dibangun underpass,” pungkasnya.

m rohali



Berita Lainnya...