Edisi 07-02-2017
2 Mantan Pejabat Bank Sumut Dituntut 7 Tahun Penjara


MEDAN – Mantan Direktur Operasional Bank Sumut, M Yahya dan M Jefri Sitindaon, selaku mantan Asisten III Divisi Umum Bank Sumut, dituntut masing-masing selama 7 tahun penjara dalam sidang di ruang sidang utama Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (6/2) sore.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Netty Silaen menilai kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan korupsi pembayaran sewa kendaraan operasional Bank Sumut sebanyak 294 unit yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) tahun 2013 senilai total Rp18 miliar. JPU Netty Silaen menilai kedua terdakwa menyebabkan negara mengalami kerugian Rp10,8 miliar.

Selain tuntutan pidana penjara, JPU di hadapan Ketua Majelis Hakim Ahmad Sayuti, menuntut kedua terdakwa membayar denda Rp200 juta atau digantikan kurungan badan selama enam bulan. “Keduanya terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” kata JPU.

Dalam amar tuntutan JPU, terdakwa M Yahya selaku mantan Direktur Operasional PT Bank Sumut disebut terbukti memberikan persetujuan lisan untuk mengubah jangka waktu kontrak dari satu tahun ke tiga tahun. Sementara terdakwa Jefri selaku mantan asisten III Divisi Umum PT Bank Sumut sekaligus ketua Panitia Pengadaan Barang berperan mengerjakan Harga Perhitungan Sementara (HPS) sendiri tanpa melibatkan anggota.

“Terdakwa Jefri bersamasama dengan Irwan Pulungan (mantan pemimpin Divisi Umum Bank Sumut) yang berinisiatif mengubah jangka waktu kontrak dari setahun ke tiga tahun,” ucap Netty. Usai membacakan tuntutan, majelis hakim yang diketuai oleh Achmad Sayuti itu memberikan waktu satu minggu untuk kedua terdakwa dan penasehat hukumnya menyiapkan pembelaan (pledoi). “Kita tunda sidangnya sampai tanggal 13 Februari 2017 dengan agenda pledoi,” tandas hakim Achmad Sayuti.

syukri amal

Berita Lainnya...