Edisi 07-02-2017
ASN Kejari-BPBD Sidimpuan Nyabu


PADANGSIDIMPUAN-AMH, 28, aparatur sipil negara (ASN) di Kejaksaan Negeri Kota Padangsidimpun yang seharusnya menjadi teladan bagai pegawai lainnya agar taat hukum, justru sebaliknya.

Bersama dua pegawai lainnya dia diringkus saat mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Bersama AMH, polisi juga meringkus DGH, 33, ASN di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidimpuan dan MAH, 28, honorer di Pemkab Padanglawas Utara (Paluta). Informasi diperoleh pada Minggu (5/2) sekira pukul 23:00 WIB, petugas mendapat informasi rumah DGH di Jalan Sutan Soripada Mulia, Kelurahan .

Tano Bato, sering dijadikan transaksi jual beli narkotika. Petugas langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, petugas melihat dua orang sedang duduk di depan rumah dan kemudian diamankan. Dari rumah tersebut, petugas menemukan satu buah bong (alat isap sabu) terpasang kaca pirek berisi sabu. Lalu satu buah dompet berisi satu plastik transparan diduga berisi sabusabu.

Selain itu, kepolisian juga menemukan satu buah kotak kaleng rokok berisi empat buah kaca pirek, tiga buah dompet berisi plastik transpran kosong, empat buah pipet, dua buah mancis, dan satu plastik berisi bubuk kristal di duga tawas. Kepala Satuan Narkoba Polres Kota Padangsidimpuan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) K Nababan membenarkan peristiwa penangkapan ASN Kejaksaan Negeri dan BPBD Kota Padangsidimpuan tersebut.

Sayangnya K Nababan enggan memberikan keterangan yang lebih rinci dengan alasan seorang tersangka merupakan mitra kerja pihak kepolisian. Sementara itu, Kepala BPBD Kota Padangsidimpuan Khairul Harahap membenarkan bahwa DGH merupakan Kepala Seksi (Kasi) Bidang Kesiapsiagaan.” Hingga saat ini dia masih berstatus kasi dan masih aktif,” ujarnya. Pihaknya menunggu kepastian hukum terhadap DGH sebelum memberikan sanksi.

Apabila terbukti bersalah pihaknya langsung akan memberikan data kepada inspektorat agar yang bersangkutan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. ”Dia ASN tentunya ada aturan yang berlaku, makanya kami ikuti aturan yang berlaku saja,” katanya. Dia berharap kepada seluruh ASN jajarannya agar menjauhi narkoba karena merugikandirisendiridanoranglain.

Kepala Seksi Intel Kejari Padangsidimpuan, Lamru membenarkan bahwa AMH adalah ASN di instansinya menggunakan narkoba. Namun, Lamru tidak terlalu banyak memberikan keterangan.” Kasusnya masih ditangani oleh pihak kepolisian,” tutur dia.

zia ul haq nasution


Berita Lainnya...