Edisi 07-02-2017
Kadis Pertamanan Dan Kebersihan Fokus Benahi TPS Dan TPA


MEDAN- Kepala Dinas (kadis) Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan yang baru dilantik akhir bulan lalu sedang fokus untuk membuat Tempat Penampungan Sampah (TPS) sendiri.

Pasalnya, selama ini Kota Medan belum memiliki TPS. Muhammad Husni mengungkapkan, sebagai kota metropolitan, Medan ternyata tak memiliki Tempat Penampungan Sampah (TPS) sementara dan hanya memiliki satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Fokus utama kami adalah pembenahan TPS dan TPA di Kota Medan,” paparnya saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi D DPRD Kota Medan di ruang kerjanya pertama kalinya sejak dia dilantik menjadi Kadis Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, Senin (6/2).

Muhammad Husni menambahkan, TPS yang ada di sejumlah titik di Kota Medan berada di lahan milik warga dan dinas terkait menyewa lahan warga tersebut. Untuk itu, Muhammad Husni akan berkordinasi dengan Dinas Permukiman dan Tata Ruang untuk menyediakan TPS sendiri di Kota Medan. “Selama ini TPS-TPS itu kan menyewa. Kita belum punya sendiri.

Makanya, kita akan sediakan sendiri TPS itu,” ungkapnya. Dengan adanya TPS milik Pemko Medan sendiri, maka akan memudahkan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan untuk mengontrol kebersihan TPS tersebut sebelum sampahnya diangkut ke TPA. “Begitu juga dengan TPA, kita baru punya satu TPA di Kelurahan Terjun, Medan Marelan,” ujarnya.

Diketahui, penambahan TPA itu merupakan program Kepala Dinas Kebersihan yang lama, Endar Sutan Lubis di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Penambahan TPA akan dibangun tepat di sebelah lokasi TPA yang lama. Sebagai tahap awal pembangunan TPA baru tersebut, Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan sudah mengajukan kepada Dinas Permukiman dan Tata Ruang Kota Medan untuk membebaskan lahan di sebelah TPA yang lama.

Selain itu, pihaknya juga akan memperbaiki infrastruktur jalan di kawasan TPA tersebut terlebih dahulu. Pasalnya, infrastruktur jalan di TPA yang ada selama ini sangat buruk. Akibatnya, warga sekitar selalu mengkomplain Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan setiap kali truk sampah melintasi kawasan itu. AnggotaKomisiDDPRD Kota Medan, Godfried Effendi Lubis mengungkapkan selama dua tahunterakhir, KotaMedantidak pernah lagi mendapatkan piala Adipura.

Salah satu penyebabnya dikarenakan TPA di Kota Medan tidak berfungsi dengan baik. “Padahal, Medan pernah empat kali berturut-turut dapat piala Adipura. Tapi, dalam dua tahun terakhir ini Medan tidak pernah lagi dapat piala Adipura. Ada apa ini,” paparnya. Ketua Komisi D DPRD Kota Medan, Sahat Simbolon mengungkapkan agar Kota Medan kembali meraih piala Adipura, Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan harus bekerja maksimal.

Walaupun, saat ini Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin belum melantik pejabat eselon III di dinas tersebut, pasca Dinas Pertamanan dan Dinas Kebersihan digabung menjadi satu dinas. “Intinya, harus ada kemajuan yang dihasilkan Dinas Pertamanan dan Kebersihan yang baru ini. Paling tidak, Kota Medan bisa mendapatkan kembali piala Adipura,” paparnya.

dicky Irawan


Berita Lainnya...