Edisi 07-02-2017
Rumah dan Mobil Aktivis LSM Dibakar


JEMBER – Rumah dan mobil milik Agus Sakera, aktivis LSM di Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, dibakar orang tak dikenal dini hari kemarin.

Menurut Agus, pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang itu melakukan aksinya dengan cara menyiramkan bahan bakar minyak ke bawah mobil Honda Jazz miliknya. Akibatnya, mobil dan sebagian rumahnya yang meliputi ruang tamu dan dua kamar tidurnya ludes terbakar. “Tidak hanya itu, beberapa surat berharga seperti ijazah, BPKB, sertifikat, dan beberapa perabot lainnya juga ikut terbakar,” sesal Agus.

Dia mengatakan, saat kejadian, dia sedang tidur di kamar depan. “Saya terbangun ketika mendengar suara letusan kecil di depan. Saat saya keluar, bagian belakang mobil sudah terbakar,” kata Agus. Dengan peralatan seadanya, Agus berusaha memadamkan api. Namun ternyata, dari bawah mobil ada api yang lebih besar. Begitu melihat api yang ada di bawah mobil semakin besar, Agus dibantu mertuanya berusaha mendorong mobil keluar, tapi tidak juga bisa padam. Akhirnya dalam hitungan detik api menyambar atap teras dan membakar rumahnya.

“Begitu api membesar dan menyambar rumah, saya langsung menyelamatkan anak dan istri saya,” ujarnya. Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Sementara sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwajib. “Saya sudah laporan ke Mapolsek Rambipuji. Semalam memang ada petugas polisi yang datang, tapi cuma berjaga-jaga. Katanya, siang ini Kanitreskrim mau datang, tapi sampai sekarang masih belum datang,” katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Bambang menyampaikan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan di lokasi kejadian sudah digaris polisi untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan. “Sejumlah saksi sudah kami periksa untuk dimintai keterangan,” ungkapnya. Agus mengatakan ada bensin tercecer di sekitar rumahnya sehingga ia menduga kebakaran tersebut sengaja dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab karena orang tersebut sengaja meletakkan bom molotov di bawah mobil yang menyebabkan terbakar hingga meledak.

Agus meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut untuk mengetahui penyebab kebakaran sekaligus menemukan pelakunya karena ada dugaan kebakaran itu adalah faktor kesengajaan yang dilakukan orang-orang tidak dikenal. “Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta,” ujarnya. Berdasarkan pantauan, pihak Polsek Rambipuji sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas kebakaran rumah dan mobil aktivis LSM Jember itu, namun pada siang hari pihak Polres Jember juga menuju ke lokasi terbakarnya rumah Agus Sakera di Rambipuji untuk melakukan olah TKP.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Bambang Wijaya belum berhasil dikonfirmasi terkait dengan kejadian tersebut, bahkan ditelepon beberapa kali tidak diangkat dan pesan singkat yang dikirim ke telepon selulernya juga tidak dibalas.

P juliatmoko






Berita Lainnya...