Edisi 07-02-2017
H-2, Partai Politik Mulai Amankan TPS


SEMARANG –Sejumlah partai politik (parpol) di Jawa Te ngah akan mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) mulai dua hari menjelang pelaksanaan Pilkada 2017 atau H-2.

Hal itu untuk mengantisipasi kerawanan pada perhelatan lima tahunan tersebut. “Kami akan melakukan pengamanan sampai tingkat TPS dengan menerjunkan personel,” Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Abdul Wachid di Se marang kemarin. Menurut Wachid, langkah itu untuk mengantisipasi bila ada kerawanan pelanggaran. Di setiap TPS pihaknya akan menerjunkan tujuh orang, terdiri atas dua orang sanksi dan lima orang untuk melakukan pengamanan.

Menjelang pelaksanaan pil - kada, Rabu (15/2), pihaknya terus melakukan konsolidasi ke daerah-daerah yang meng gelar pilkada. Pihaknya juga menginstruksikan kepada struk tur par tai di daerah yang tidak meng gelar pilkada tahun ini agar membantu di daerah lain yang menghelat pilkada. “Kami melakukan pengawasan bersa - ma untuk mengamankan su - ara,” ujar Wachid.

Anggota DPR RI ini menargetkan, dari tujuh daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2017, partainya bisa memenangkan paling tidak empat sampai daerah. Menurut dia, mayoritas daerah yang meng - helat pilkada tingkat kontestasi politiknya ketat. “Kecuali Ka - bupaten Pati, yang hanya ada satu pasangan calon,” ucapnya. Setali tiga uang, Wakil Sek - retaris DPD PDIP Jateng Ah mad Ridwan mengatakan, “Kami sudah menyiapkan ri bu an saksi untuk Pilkada 2017 di tujuh daerah. Satu TPS minimal satu saksi. Saksi ini harus anggota dan teregister,” kata nya.

Anggota DPRD Jateng ini mengatakan, saksi dinilai me - miliki peran vital untuk mengamankan perolehan suara di tiap TPS. Jumlah tersebut merupa - kan perhitungan minimal ke - butuhan saksi. Sebab, ada be - berapa daerah yang dinilai perlu menerjunkan lebih dari dua saksi. Ridwan meminta kader lain yang tidak bertugas menjadi saksi di tingkat ranting ikut aktif mengamankan perolehan suara. Jika ada indikasi kecurangan, bisa langsung laporkan ke DPC masing-masing.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hu - bung an Antar Lembaga Bawas - lu Jawa Tengah Teguh Purnomo menerangkan, berdasarkan pe - metaan yang dilakukan lembaganya, dari 13.834 jumlah TPS yang tersebar di tujuh daerah yang menghelat pilkada di Ja - teng pada 2017, setidaknya sebanyak 4.886 TPS yang rawan terhadap pelanggaran.

“Oleh karena itu, perlu dilakukan antisipasi,” tandasnya. Peta kerawanan itu bisa dija - dikan acuan oleh semua pihak untuk melakukan pencegahan terjadinya pelanggaran dan kecurangan di TPS. “Pengawas Pilkada dapat melibatkan se - mua stakeholder pemilihan un - tuk terlibat dalam upaya pencegahan tersebut,” ujar Teguh.

Amin fauzi





Berita Lainnya...