Edisi 07-02-2017
Kades Pedawang Dituntut Mundur


KUDUS– Warga Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus berunjuk rasa di Balai Desa, kemarin. Mereka menuntut Kepala Desa Pedawang M Rifai mundur dari jabatannya karena diduga kuat telah melanggar etika berat maupun pidana yang tak layak dilakukan penyelenggara pemerintahan.

Warga membawa sejumlah poster dan spanduk yang isinya menghujat kades karena diduga telah berselingkuh dengan istri tetangganya sendiri. Perilaku Rifai dinilai bisa memberikan contoh yang buruk kepada masyarakat. “Saya korban langsung dari perilaku amoral kades. Saya menuntut kades mundur dari jabatannya,” kata salah seorang warga Desa Pedawang, Ahmad Zainuddin, 46, kemarin. Ahmad Zainuddin merupakan suami dari ES,45, perempuan yang diduga diselingkuhi Rifai. Rumah Zainuddin dan Rifai tak terpaut jauh.

Menurut Zainuddin, perselingkuhan tersebut mencuat lantaran ES dan Rifai diketahui pergi berdua ke Semarang. Es dan Rifai kebetulan juga merupakan satu kolega lantaran ES bekerja sebagai guru di salah satu sekolah di Pedawang yang dikepalai oleh Rifai. “Tanggal 27–28 Januari lalu istri saya meminta izin ke Semarang karena alasan ada diklat. Dan saat itu saya beri izin,” ujarnya. Namun, saat Zainuddin mengecek ke Kantor Kemenag Kudus, ternyata tidak ada kegiatan diklat guru madrasah.

Zainuddin bertambah kaget setelah mengetahui kadesnya juga datang ke Semarang dengan urusan peresmian hotel temannya. Kegiatan tersebut berlangsung dalamwaktuyangsama, yaitu27 dan 28 Januari lalu. Zainuddin menduga istrinya menginap di salah satu kamar hotel bersama Rifai. “Tak mungkin itu kebetulan,” tandasnya. Salah seorang tokoh masyarakat Desa Pedawang, Sarwo mengatakan, dugaan perselingkuhan yang dilakukan kades ini harussegera diklarifikasi. Pihaknya tak ingin pemimpin desa mereka memiliki moralitas yang tidak baik.

“Harus ada penjelasan agar persoalan ini tak berlarut- larut,” katanya. Saat digeruduk warga, Rifai tidak berada di tempat kerja. Warga hanya ditemui oleh Camat Bae, Mundir yang datang ke Balai Desa untuk menenangkan warga.Mundir meminta warga agar bisa menahan diri. Sebab, tuduhan tersebut sejauh ini masih dugaan dan belum dibuktikankebenarannya.” Suami ES infonya juga sudah melaporkan persoalan ini ke Polsek Bae maupun kecamatan. Jadi, tunggu saja hasilnya,” tandasnya.

Muhammad oliez






Berita Lainnya...