Edisi 07-02-2017
Kudus Manfaatkan Data Warehouse


KUDUS– Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus akan memanfaatkan sumber data warehouse guna menunjang data kependudukan khusus di wilayahnya.

Selain itu, warga masyarakat diajak ikut aktif dalam melaporkan perubahan data kependudukan. “Pemanfaatan sumber data warehouse diharapkan dapat memudahkan akses pemanfaatan data kependudukan hingga ke tingkat desa,” kata Kepala Disdukcapil Kudus Hendro Martoyo kemarin. Sumber data warehouse merupakan data hasil pelayanan (registrasi) pendaftaran pendudukan dan pencatatan sipil dari seluruh kabupaten/kota yang telah dihimpun dalam database kependudukan nasional dan dibersihkan data setiap satu semester, yakni Juni dan Desember.

Melalui sumber data warehouse, nantinya dapat mengetahui peristiwa kependudukan dan pencatatan sipil dari waktu ke waktu, seperti lahir, mati, pindah, dan datang serta perubahan status sesuai dengan kepentingannya. Data warehouse mencakup seluruh data penduduk dari usia 0 tahun sampai dengan penduduk usia dewasa dan usia lanjut. ”Menu atau jenis data yang diakses mencakup data individu (by name by address), data agregat, dan tipologi data lain yang diperlukan sepanjang diatur dalam perundangan,” papar Hendro.

Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Kudus Putut Winarno menambahkan, selama ini ada semacam keengganan masyarakat melaporkan perubahan data kependudukan seperti kartu keluarga (KK) dan akta kematian. Padahal, perubahan data tersebut penting sebagai bahan untuk arah kebijakan pemerintah. “Salah satunya diperlukan untuk pendataan usia produktif sehingga dapat mengetahui jumlah angkatan kerja di wilayah tersebut. “Termasuk juga untuk pendataan untuk daftar pemilih tetap (DPT) oleh KPU. Kami mengharapkan adanya partisipasi aktif masyarakat,” kata Putut.

Menurutnya, akta kematian selama ini mandek pela-porannya sampai tingkat RT/RW dan desa saja. Padahal akta kematian dibutuhkan untuk pengurusan klaim asuransi. “Termasuk dapat digunakan sebagai databasedalam penyaluran santunan kematian,” ujarnya.

AM

Berita Lainnya...