Edisi 07-02-2017
BCA Finance Incar Pembiayaan Rp45 Triliun


SURABAYA – PT BCA Finance tahun ini menargetkan penyaluran kredit kendaraan bermotor sebesar Rp45 triliun, naik dibanding realisasi pada 2016 sebesar Rp43,44 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan pembiayaan yang sahamnya dikuasai PT Bank Central Asia (BCA) Tbk ini memperbanyak kerja sama dengan dealer mobil. Direktur PT BCA Finance Amirdin Halim mengatakan, sekitar 80% total pembiayaan disalurkan untuk mobil baru. Untuk uang muka pembelian dipatok minimal 30% dari harga jual, kendati Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membolehkan uang muka 5%. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kredit macet. “Kredit macet kami kurang dari 1% karena kami betul-betul berhati-hati dalam menyalurkan kredit,” katanya.

Halim menambahkan, ratarata penjualan mobil baru di Jawa Timur sekitar 100.000 unit tiap tahun, sekitar 70% di antaranya dari Surabaya. Untuk mobil bekas, pasokan baru ratarata sekitar 10% dari penjualan mobil baru atau sekitar 10.000 unit tiap tahun. Saat ini penjualan mobil bekas tiap tahun terus meningkat karena banyak kemudahan dalam pengajuan kredit. Selain itu, pembelian mobil bekas juga menjadi solusi bagi konsumen yang memiliki anggaran terbatas.

“Saat ini kami belum berencana untuk mengucurkan kredit bagi kendaraan roda dua. Kami masih fokus pada roda empat,” katanya. Ketua Paguyuban Bursa Mobil Bekas Surabaya Yusak Hindiarto mengatakan, pasar mobil bekas di Jawa Timur, khususnya Surabaya, masih sangat potensial. Saat ini dia mengelola tiga bursa mobil bekas, yakni Darmo Trade Center (DTC) Wonokromo, BG Junction Bubutan, dan area parkir Lenmarc Mall. Untuk DTC Wonokromo dan BG Junction pihaknya dalam sebulan bisa menjual ratarata 200 unit. Untuk area parkir Lenmarc Mall masih baru.

“Namun, saya memastikan bisa menjual sebanyak dua bursa mobil lainnya,” ujarnya. Dia menandaskan, bursa mobil bekas yang dikelolanya berbeda dengan showroom mobil bekas yang ada di pinggir jalan. Di bursa, jumlah unit mobil bekas yang dipajang mencapai ratusan. Sementara showroom pinggir jalan hanya memajang puluhan unit. Bahkan, dia juga mengklaim kualitas mobil yang dijual dalam kondisi siap pakai.

“Kalau ada yang mengeluh soal kualitas mobil di bursa yang saya kelola, silakan langsung hubungi saya. Saya kasih garansi satu bulan. Surat-surat kendaraan saya pastikan tidak ada masalah,” katanya.

Lukman hakim

Berita Lainnya...