Edisi 07-02-2017
Pedagang Ikan Basah Tetap Menolak Pindah


SEMARANG – Upaya Dinas Perdagangan Kota Semarang untuk memasukkan pedagang ikan basah ke Pasar Rejomulyo baru kembali menemui jalan buntu.

Pedagang tetap ngotot ber tahan di Pasar Rejomulyo lama, sam - pai pemerintah membe rikan tem pat yang layak di Pasar Rejo - mulyo baru. Penolakan pedagang untuk segera pindah ini bisa berimbas pada rencana pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lokasi Pasar Rejomulyo lama. Berdasarkan informasi, pem - ba ngunan RTH akan mulai di - lakukan April mendatang. Meski demikian, para peda - gang tampaknya tidak mem - pedulikan hal itu.

Para peda - gang ikan basah bertekad akan tetap bertahan apa pun kon - sekuensinya. Bahkan meski - pun pembangunan atau per - baikan Pasar Rejomulyo baru bisa dilakukan, pada anggaran perubahan tahun ini. “Apa pun konsekensinya, se - lama pemerintah belum me - nyediakan tempat yang layak untuk berjualan, kami para pedagang sudah berkomitmen untuk tetap bertahan,” kata Ko - odinator pedagang ikan basar Pasar Rejomulyo, Mujibur rahman seusai mediasi dengan Di - nas Pedagangan di Pasar Rejo - mulyo Baru, kemarin.

Dia menegaskan, pemba - ngun an Pasar Rejomulyo Baru sangat tidak layak untuk pasar ikan grosir. Hal itu karena lahan parkir yang sempit, luas lapak yang tidak sesuai dengan luasan sebelumnya, dan juga tempat loa ding ikan yang tidak me - madai.”Perbaiki dulu sampai sempurna baru kami akan pin - dah,” tandasnya. Dia mengakui, Dinas Per da - gangan sudah memberikan solusi untuk menempati Pasar Ikan Higienis (PIH) yang berada satu komplek dengan Pasar Rejomulyo baru, namun para pedagangan meminta keje las - an dari staus kepemilikannya mengingat saat ini masih milik Pemrov Jateng.

“Kalau ada solusi menem - pati PIH, harus tetap dibangun terlebih dahulu,” ucapnya. Koordinator Bidang Hu - kum Paguyuban Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Kota Sema - rang, Zaenal Abidin Petir me - negaskan, para pedagang tidak akan menggangu kebijakan dari pemerintah. Para peda - gang sudah siap apabila harus dipindahkan, namun Pasar Rejomulyo baru harus dibuat layak terlebih dahulu.

“Tolong tempat Pasar Re - jomulyo baru harus layak dulu, karena sangat belum layak. Ja - ngan dipaksakan. Misalnya, pe dagang yang punya luasan 100 meter persegi, hanya dika - sih 60 meter persegi tentu tidak memadai, kalau ini dipaksakan para pedagang pasti akan mati,” ucapnya. Karena itu, pihaknya me nya - rankan, selama menunggu pro - ses lelang pembangunan RTH, juga harus mulai melaku kan per baikan, sehingga ketika le - lang selesai pedagang sudah si - ap untuk pindah.

”Kalau me - mang Maret atau April mau ba - ngun RTH, harus dikejar. Para pe dagang baru mau pin dah ka - lau sudah diperbaiki,” tan das - nya.Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengaku, sosialisasi yang dila - kukan kemarin, merupakan upa ya terkahir untuk mema - suk an para pedagang ikan ba - sah ke Pasar Rejomulyo baru. Fajar menegaskan, sampai saat ini para pedagang memang masihdiperbolehkanuntukber - jualan di Pasar Rejomulyo lama, namun, nanti ketika pem ba - ngunan RTH sudah mulai, para pedagang harus sudah pin dah.

“Hari ini (kemrain) kami membuat laporan kepada wali kota bahwa pedagang ikan ba - sah mau menempati setelah RTH mulai dibangun. Ikan ba - sah sudah tidak ada masalah, apabila memang RTH sudah mulai dibangun otomatis se - mua sudah bisa masuk. Tergan - tung Pak Wali kapan meme rin - tahkan Satpol PP untuk me - nutup Pasar Rejomulyo lama,” katanya. Menurut Fajar, sebenarnya kondisi Pasar Rejomulyo baru sudah sangat layak untuk digu - nakan. Karena itu bagi peda - gang ikan basah yang sudah mengambil undian bisa untuk segera menempati.

Terkiat solusi untuk me - nem pati PIH, Fajar mengaku, sudah mengirimkan memo ke - pada wali kota untuk penge - lolaannya diserahkan kepada Dinas Perdagangan, dan hal itu kemungkinan baru bisa dila - kukan setelah anggaran pe - rubahan. Dia berjanji, untuk per baik - an pasar dan juga penataan PIH akan dilakukan tahun ini. Bah - kan, Fajar sampai memper - taruhkan jabatannya, jika tidak diperbaiki, maka dirinya siap untuk mudur dari jabat an - nyasebagai kepala Dinas Per - dagangan.

Andik sismanto



Berita Lainnya...