Edisi 07-02-2017
Pusat Didesak Segera Normalisasi Tiga Sungai


SEMARANG – Pemkot Semarang mendorong percepatan normalisasi tiga sungai yang ada di kota ini agar perma salahan banjir bisa segera teratasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang Is - war Aminuddin mengatakan, pihaknya terus mengawal tiga proyek normalisasi sungai, yakni Sungai Sringin, Sungai Tenggang, dan Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) yang dita - ngani pemerintah pusat. Dia mengatakan, sinergi antara Pemerintah Kota Sema - rang dan Pemerintah Provinsi Jateng serta pemerintah pusat harus berjalan beriringan se - suai dengan tugas dan kewe - nangan masing-masing.

“Ter - kait normalisasi Su ngai Teng - gang, Sungai Sringin, dan BKT, kami berupaya bagai mana bisa dilakukan percepa tan pelaksanaan,” katanya ke marin. Iswar menyebutkan, kewe - nangan Pemerintah Kota Se - marang adalah berkait dengan pengamanan lahan yang ter ke - na dampak normalisasi. Yakni pembebasan lahan, se - mentara untuk penangan dan pem bangunannya dilakukanpe - merintah pusat melalui Balai Be - sar Wilayah Sungai (BBWS) Pe - mali-Juana. “Ke wenangannya kan berbeda-beda, ke wenangan yang dimiliki peme rin tah kota di antaranya pada pe nyiapan la han untuk proyek, re lo kasi, dan disposal area,” ucap nya.

Menurut Iswar, saat ini, upaya sosialisasi kepada masya - rakat yang terkena dampak nor - malisasi terus dilakukan, ter - masukmenyiapkanrelokasiPKL dan rusun untuk relokasi warga dan lainnya. “Yang jelas, kami tetap akan mengawal ke giatan di tigasungaiitu, ter masukber koo - rdinasi dengan para kontraktor yang menangani proyek nor malisasi su ngai itu,” ucapnya.

Wali Kota Semarang Hen - drar Prihadi (Hendi) mengaku, sudah meminta kepada pe - merintah pusat untuk segera melakukan percepatan proyekproyek di Kota Semarang. Di antaranya terkait proyek Tam - bak Lorok, khususnya renovasi pasar yang ada di sana, nor - malisasi Kali Beringin, pe nam - bahan rumah susun bagi warga tidak mampu, dan lanjutan pe - nanganan Banjirkanal Timur. Menurut Wali Kota, nor - malisasi sangat mendesak dila - kukan untuk mengatasi banjir dan rob yang masih sering ter - jadi di Kota Semarang.

“Bagai - mana kelanjutan pemba ngun - an Tambak Lorok, normalisasi Kali Beringin dan lanjutan pe - nanganan Banjir Kanal Timur sudah kami sampaikan ke pe - merintah pusat, karena bila kami hanya mengandalkan APBD Kota dan CSR pihak swas - ta, kami tidak dapat mem - bangun dengan cepat,” papar Wali Kota.

Terkait pembangunan ru - mah susun untuk relokasi bagi warga yang terdampak nor - malisasi, Hendi menjelaskan, pemkot telah menyiapkan be - berapa alternatif lokasi lahan, di antaranya berlokasi di Genuk, Kudu, Karangroto, Meteseh, Rowosari, dan Sawah Besar.

Andik sismanto

Berita Lainnya...