Edisi 07-02-2017
THR Sriwedari Berpeluang Pindah ke Taman Jurug


SOLO – Pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSJT) membuka peluang terkait pemindahan taman hiburan rakyat (THR) Sriwedari.

Area kebun binatang yang ada di pinggiran Sungai Bengawan Solo itu memiliki lahan komersial 2 hektare. Direktur TSTJ Solo Bimo Widodo mengatakan, pihaknya mempersilakan apabila pengelola THR melirik TSTJ setelah tidaklagi mendapat perpanjangan izin di Taman Sriwedari. TSTJ sebagai lembaga konservasi juga memiliki lahan memadai untuk kegiatan komersial. “Ada dua usaha yang dikelola manajemen TSTJ, yakni sebagai lembaga konservasi dan komersial,” kata Bimo Widodo kemarin.

Dari 14 hektare seluruh lahan TSTJ, 10 hektare di antaranya untuk konservasi. Sementara 2 hektare lainnya untuk lahan parkir dan komersial. Sejauh ini, belum ada pembicaraan dengan manajemen THR Sriwedari terkait isu pemindahan ke lahan yang dikelolanya. Namun secara prinsip, pihaknya membuka peluang karena dapat melakukan kerja sama dalam hal pengelolaan TSTJ ke depan yang lebih baik. “Saya bergantung sana (THR). Oke saja kalau mau ditempati THR. Tempat mau di mana, seperti apa, dia mau menawarkan konsep apa nanti dikaji,” ujarnya.

Jika THR berminat menempati lahan di sekitar TSTJ, sejalan dengan konsep revitalisasi kebun binatang yang akan dijalankan. Dalam konsep revitalisasi, pendapatan TSTJ tak hanya mengandalkan tiket masuk. Alasannya, beban operasional dan pekerja cukup tinggi sehingga harus didukung dengan pendapatan lain dari sektor komersial. “Seperti wahana permainan anak dan tempat hiburan,” katanya. Disinggung mengenai kekhawatiran akan mengganggu binatang mengingat THR rutin menggelar hiburan musik, Bimo mengklaim, hal itu tidak masalah.

Selama ini, TSTJ juga sering ada pertunjukan dengan hiburan musik terbukti tidak mengganggu kehidupan satwa. Untuk diketahui, Kontrak THR Sriwedari telah dihentikan sejak 1 Januari 2017. OperasionalManagerTHRSriwedariIwan Siswanto dalam kesempatan sebelumnya mengaku belum ada pandangan tempat untuk memindahkan THR Sriwedari.

Ary wahyu wibowo

Berita Lainnya...