Edisi 07-02-2017
Pembunuh Usep Menyerahkan Diri


BANDUNG - Polisi akhirnya menangkap pelaku pembunuhan Usep Suhaya, 37, yang tewas lantaran lehernya putus ditebas parang.

Pelakunya adalah Dadang Hermawan alias Kiki, 24, yang nekad melakukan hal tersebut lantaran dipicu perbuatan korban pada kakeknya Jajat, 60. Kejadian yang sempat membuat heboh warga di Kampung Palalangon, RT 04/07, Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, itu terjadi pada Jumat (3/2) lalu sekitar pukul 08.00 WIB. Kapolsek Cileunyi Kompol Dadan Suryana mengungkapkan pelaku menyerahkan diri selang tujuh jam setelah kejadian dengan ditemani kakak dan pamannya. “Dia menyerahkan diri karena merasa takut dan langsung diantar oleh pihak keluarganya,” ujar Dadan kepada wartawan di Mapolsek Cileunyi, kemarin.

Berdasarkan keterangan hasil pemeriksaan pelaku, Dadan mengungkapkan kejadian tersebut bermula saat terjadi perselisihan antara korban dengan Jajat yang masih bersaudara dengan korban. Korban tidak menerima barangbarang miliknya dikeluarkan oleh Jajat dari rumah. Kemudian karena merasa terusir, korban emosi dan ngamuk-ngamuk ke Jajat. Saat Jajat dimarah-marahi dan dicaci maki oleh korban, pelaku Kiki berupaya melerai tapi malah kena bogem mentah dari korban.

“Pelaku itu niatnya mau melerai tapi oleh korban malah dipukul. Korban Usep makin naik pitam dan menendang sehelai triplek yang waktu itu hendak dipakai memperbaiki rumah. Saat korban mau mengambil kapak sambil marah-marah, pelaku Kiki kemudian mendahului dengan membacok bagian belakang leher korban satu kali hingga mengakibatkan korban tewas di TKP,” bebernya.

Saat itu, lanjut Dadan, korban merasa tersinggung karena seolah diusir dari rumah akibat barang-barangnya dikeluarkan dari rumah Jajat. Padahal rumah tersebut sedang diperbaiki dan perabotan dari dalam rumah sementara harus dikeluarkan. “Jadi pelaku ini cucu angkat saudara Jajat. Diduga karena merasa tersinggung dan ingin membela kakeknya sehingga pelaku menyerang korban,” ucapnya. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 jo 351 KUHPidana dengan ancaman minimal 7 tahun penjara dan maksimal 15 tahun.

Diberitakan sebelumnya Usep Suhaya, 35, ditemukan tewas mengenaskan dengan leher nyaris putus lantaran dibacok. Korban ditemukan tergeletak di halaman rumah Jajat, 60, di Kampung Palalangon RT04/07 Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Kuat dugaan motif pembunuhan tersebut lantaran kekesalan dari cucu Jajat yang berinisial DH, 23, yang sempat bersitegang beberapa waktu lalu dengan korban.

Hal tersebut diperkuat dari keterangan sejumlah saksi sebelum terjadinya tindakan tersebut, antara korban dan pelaku sempat bersitegang yang dipicu korban telah membentak-bentak Jajat. Tindakan korban itu lantaran Jajat mengeluarkan barangbarang milik korban tanpa sepengetahuan korban yang sudah selama enam bulan ini memang hidup menumpang di rumah Jajat.

Namun beberapa hari terakhir korban tidak kunjung pulang. Lantaran Jajat hendak memperbaiki rumahnya, barangbarang di dalam rumah itu dikeluarkan termasuk barang milik korban.

Yugi prasetyo

Berita Lainnya...