Edisi 07-02-2017
Delay 15 Jam, Penumpang Tolak Turun Dari Lion Air


YOGYAKARTA – Puluhan penum pang Li - on Air menolak turun dari pe sa wat, kema - rin. Ini bentuk protes ka re na sampai pesa - wat yang mereka tum p angi menuju ke Ban - jarmasin belum juga diberangkatkan oleh pihak maskapai setelah delay belasan jam.

Umi, penumpang yang berhasil di - konfirmasi melalui ponselnya menga ku kecewa dengan maskapai nasional ber - biaya murah tersebut. Dia ber sa ma pe numpang lainnya seharusnya be rangkat pada Minggu (5/2) malam se kitar pukul 19.55 WIB. Namun delay tanpa ada kepastian pem berang - katan. Sekitar pukul 21.45 WIB, me - reka akhirnya menda pat pem - beritahuan jika ada pembatalan pemberangkatan. “Ka mi dijanjikan terbang Senin (6/2) pukul 06.00 WIB,” ujar nya, kemarin.

Mereka lantas dibawa ke hotel untuk menginap dan dijanji - kan diberi kompensasi Rp300.000. Senin (6/2) pukul 04.00 WIB, penumpang diba - ngunkan untuk bersiap ke Ban - dara Internasional Adisutjipto. Pu kul 05.00 WIB mereka sudah sampai bandara dan mulai naik pesawat. Sayangnya pesawat kem bali tidak jadi berangkat lagi tanpa ada kepastian. Hingga pukul 10.00 WIB, pe - sawat tetap belum dibe rang - katkan.

Oleh maskapai mereka di minta turun terlebih dulu ka - rena pesawat akan diber ang kat - kan pukul 11.45 WIB. Alas an yang disampaikan ke pe num - pang, maskapai belum men - dapat izin dari pihak administrasi bandara dan ada pe - nerbangan militer. “Ini masih ada 15-an penumpang yang ti - dak mau turun. Awalnya 20 orang lebih,” ujarnya.

Para penumpang yang tinggal di pesawat mengaku tidak ber sedia turun sampai ada pem - beritahuan resmi secara tertulis dari maskapai penerbangan. Mereka baru menerima surat dari maskapai sekitar pukul 10.30 WIB terkait penyebab ditundanya penerbangan ke Banjarmasin. Penumpang tujuan Banjarmasin akhirnya jadi diberangkatkan ke tujuan sekitar pukul 11.00 WIB.

Otoritas penerbangan PT Angkasa Pura I Bandara Adi su - tjip to membenarkan adanya pe nundaan penerbangan Lion Air. Mereka menerima pemberi tahuan dari maskapai alasan delay karena adanya perma sa - lah an operasional semata. General Manager PT Ang ka - sa Pura I Bandara Adisutjipto Agus Pandu Purnama meng - ung kapkan, pesawat Lion Air batal berangkat pada Minggu ma lam karena alasan operasional.

Rencananya akan kembali diterbangkan Senin (6/2) pukul 06.30 WIB. Akan tetapi hingga siang belum dibe rang - katkan karena masalah operasional. “Pesawat JT 520 JOGBDJ, kurang lebih pukul 07.30 WIB penumpang diturunkan dari pesawat karena alasan ope - rasional,” tuturnya. Terpisah manajemen Lion Air mengakui pembatalan pe - ner bangan Minggu malam Yog - yakarta-Banjarmasin de ngan alasan operasional.

Me re ka membatalkan juga karena alasan teknis operasional bandara asal, Yogyakarta dan Ban - jarmasin. Area Manager PT Lion Air Yog yakarta Widi Riyanti mengungkapkan, pesawat yang digunakan untuk penerbangan Yog yakarta-Banjarmasin ad a - lah pesawat yang sebelumnya di gunakan untuk jurusan Ja - kar ta-Yogyakarta.

Akan tetapi ka rena alasan cuaca buruk di Ja - karta, pesawat Lion Air ini ter - lambat masuk ke Yog ya kar ta. “Masuknya sudah terlalu ma - lam,” tuturnya ketika di kon - firmasi tadi malam. Awalnya Lion Air menginformasikan akan menerbang - kan 135 penumpang pada Ming gu (5/2) malam. Rencana berubah akibat untuk menerbangkan pesawat terkendala jam operasional di Bandara Adi - sutjipto dan Banjarmasin.

erfanto linangkung









Berita Lainnya...