Edisi 07-02-2017
Desa Diminta Kumpulkan LPj Dan APBDes


KLATEN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) Klaten meminta 391 desa segera menyelesaikan penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Dana Desa 2016 dan APBDes 2017.

LPj dan APBDes menjadi syarat utama untuk mencairkan Dana Desa 2017. Kepala Dinpermasdes Klaten Jaka Purwanto mengatakan, penyaluran Dana Desa menunggu kelengkapan LPj realisasi penggunaan Dana Desa 2016 dan APBDes 2017. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49/- PMK.07/2016 tentang Tata Cara Pengalokasian, Penyaluran, Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Desa, penyaluran Dana Desa dilakukan dalam dua tahap.

Tahap I pada Maret sebesar 60% dan tahap II pada Agustus sebesar 40%. “Transfer dari pusat ke daerah harus ada LPj Dana Desa tahun anggaran sebelumnya. kemudian untuk menyalurkan dari daerah (kabupaten/ kota) ke desa menggunakan LPj dan APBDes,” kata Jaka, kemarin. Dana Desa untuk 391 desa di Klaten pada 2017 mengalami peningkatan sebesar Rp68 miliar. Dari sebelumnya Rp243 miliar menjadi Rp311 miliar.

Jaka mendesak, seluruh desa mengumpulkan LPj dan APBDes maksimal bulan ini untuk mempermudah penyaluran Dana Desa. “Sebenarnya Januari harus sudah kumpulkan. Tapi sampai sekarang belum ada 50% yang mengumpulkan,” kata Jaka. Jaka mengatakan, pengumpulan LPj dan APBDes harus dilakukan serentak oleh 391 desa.

Jika satu desa mengalami keterlambatan maka dipastikan berdampak pada pencairan anggaran di desa lainnya. Sebab, Dana Desa hanya dicairkan jika seluruh desa telah melengkapi LPj dan APBDes. “Semua harus sudah masuk, enggak bisa kalau hanya satu-satu atau sebagian,” kata Jaka dengan nada tegas. Camat Pedan Wahyuni Sri Rahayu optimistis LPj Dana Desa 2016 dan APBDes 2017 bisa selesai bulan ini.

Sebagian besar desa masih memproses kelengkapan berkas sebelum diajukan ke Dinpermasdes dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD). Penyusunan LPj dan APBDes didampingi oleh pendamping desa. “Pertengahan Februari insya Allah sudah bisa masuk ke Dinpermasdes supaya Dana Desa segera cair. Semakin cepat anggaran turun, nanti program dan kegiatan juga bisa segera dilaksanakan,” kata Wahyuni.

endah budi karyati

Berita Lainnya...