Edisi 07-02-2017
Pelayanan Kesehatan Puskesmas Terganggu


KULONPROGO – Komisi IV DPRD Kulonprogo prihatin dengan pelayanan yang ada di Puskesmas Girimulyo I. Pembangunan yang tidak tepat waktu menjadikan pelayanan kepada pasien tidak optimal.

Bahkan ada desaian yang tidak sesuai dengan perencana, yang menghambat pelayanan kepada pasien. “Karena pembangunan terlambat, pelayanan menjadi tidak maksimal,” keluh anggota Komisi IV DPRD Kulonprogo Agung Raharjo, usai inspensi mendadak yang dilakukan Komisi IV DPRD Kulonprogo, kemarin. Dewan juga melihat ada perbedaan dalam desain perencanaan dengan aplikasi pembangunan.

Akibatnya, mobil ambulance yang menjadi piranti utama penanganan kepada pasien tidak bisa mendekat ke unit gawat darurat (UGD). Kondisi ini menjadikan permasalahan yang harus disikapi. Apalagi ketika kondisi hujan, penangan pasien pasti menjadi tidak bisa optimal. “Kalau hujan, kasihan pasiennya,”jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kulonprogo Lajiyo Yok Mulyono mengatakan pembangunan puskesmas ini sudah selesai pada bulan Desember lalu. Namun dalam sidak kemarin justru masih ditemukan beberapa kegiatan pembangunan. “Kalau memang belum selesai, kok sudah diterimakan. Ada apa ini,” jelas Lajiyo. Lajiyo berharap Dinas Kesehatan Kulonprogo bisa mendesak kepada rekanan untuk segera menuntaskan pembangunan.

Jangan sampai garagara adanya keterlambatan menjadikan pelayanan tidak maksimal. “Jangan masyarakat yang dikorbankan,” jelas politisi Partai Gerindra ini. Selama proses pembangunan pelayanan kepada pasien terpaksa numpang di kantor terdekat. Namun karena banyaknya pasien, ada sebagian yang harus berada di luar gedung dan harus antri dalam kondisi panas.

Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo Bambang Haryatno mengatakan pembangunan Puskesmas di Giripurwo ini sebenarnya sudah selesai. Hanya dalam serah terima ada beberapa pekerjaan yang harus diperbaiki. Sehingga rekanan masih melakukan perbaikan. “Ini sebenarnya hanya masa pemeliharaan saja, pembangunan sudah selesai,” jelasnya.

Diakuinya dalam proses pembangunan awal memang ada sedikit permasalahan. Salah satunya pada pembangunan bangket yang beberapa kali longsor terkena hujan. Masalah inipun sudah diadendum, dan ternyata banyak anggaran yang hilang dari kondisi alam tersebut. Akibat anggaran yang terpangkas ini menjadikan beberapa kegiatan belum bisa dilakukan.

kuntadi

Berita Lainnya...