Edisi 07-02-2017
Sleman Anggarkan JPS Kesehatan Rp10,8 M


SLEMAN – Pemkab Sleman tahun ini mengalokasikan anggaran Rp10,8 miliar untuk Jaring Pengaman Sosial (JPS) kesehatan bagi warga kurang mampu yang belum ter-cover program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.

Anggaran tersebut berasal dari APBD 2017. Data Pemkab setempat mencatat, jumlah warga kurang mampu ada 336.794 jiwa, yang terdiri atas 139.379 warga miskin dan 197.421 rentan miskin. Namun, belum semua warga itu terdaftar dalam BPJS Kesehatan. “Program ini merupakan kelanjutan dari program JPKM (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat) yang sudah terintegrasi ke BPJS Kesehatan,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman Sri Murni Rahayu pada acara Sosialisasi JPS di Aula Dinas Sosial Sleman kemarin.

Menurut Rahayu, selain JPS Kesehatan, Pemkab Sleman juga memberikan JPS pendidikan dan sosial. Namun untuk pemberiannya ada yang secara langsung dan melekat di dinas yang mengampu bidang tersebut. Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menambahkan, kebijakan JPS ini sangat penting. Sebab bukan hanya menyangkut nasib masyarakat, juga penyandang masalah kesejahteraan sosial di Sleman.

Untuk itu, sosialisasi ini diharapkan bisa meningkatkan pemahaman semua pihak, khususnya kebijakan Pemkab Sleman tentang JPS. “Saya berharap para peserta yang hadir dalam sosialisasi ini dapat menjadi agen informasi tentang Jaring Pengaman Sosial agar semakin banyak diketahui oleh masyarakat,” harap Muslimatun.

priyo setyawan

Berita Lainnya...