Edisi 07-02-2017
Teh Daun Sukun Mahasiswa UGM Rambah Pasar Luar Negeri


YOGYAKARTA – Tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil membuat produk minuman kesehatan Teh Daun Sukun.

Produk yang dirintis sejak 2013 lalu itu saat ini telah dipasarkan luas melalui media online, bahkan segera merambah pasar luar negeri. Tiga mahasiswa UGM itu adalah Suhartono, Retno Wulandari dan Yunita Praptiwi. Ide pembuatan teh daun sukun sendiri berawal dari keseharian Suhartono yang sering melihat sampah daun sukun memenuhipekaranganrumahpakdenya.

Lantas Suhartono mengajak kedua rekannya untuk mencari solusi terhadap daun sukun yang selama ini hanya menjadi sampah tersebut. “Kami pun mencari literatur dan referensi apa kandungan dan khasiat daun sukun. Ternyata daun sukun yang bisa membantu penyembuhan sakit ginjal, diabetes dan jantung. Mulai saat itulah kami mencoba memproduksi teh daun sukun,” kata Suhartono di kampus UGM, kemarin.

Saat dirintis, ketiganya memang masih berstatus mahasiswa UGM hingga proyek tersebut pun mereka daftarkan pada program kreativitas mahasiswa (PKM). Kini, bisnis tersebut terus berjalan, bahkan Retno dan Yunita pun sudah menjadi alumni UGM. “Kami berencana tetap serius menggarap bisnis ini.

Bahkankinikamisedangmenunggu kabar dari salah satu pengusaha asal Malaysia yang telah mengajak kami kerja sama bisnis untuk memasarkan produk teh daun sukun ini di sana,” kata mahasiswa Ilmu Komputer ini. Selain akan mulai merambah pasar luar negeri, Suhartono pun tengah menyusun strategi bisnis dengan membuka kedai sukun di Yogyakarta.

Kedai tersebut nantinya juga akan menjual produk teh daun sukun mereka sekaligus berbagai olahan dari bagian pohon sukun lainnya. Berdasarkan penelitian LIPI yang dilakukan Tjandrawati, daun sukun mengandung senyawa flavonoid, riboflavin dan sirosterol yang bermanfaat untuk menjaga jantung dari kerusakan sistem kardiovasikuler. Teh daun sukun juga berkhasiat sebagai anti inflamasi.

ratih keswara





Berita Lainnya...