Edisi 07-02-2017
Tim Anti Politik Uang Siap Kawal Pencoblosan


YOGYAKARTA – Pasangan calon wali kota-wakil wali kota Yogyakarta Haryadi Suyuti- Heroe Poerwadi berkomitmen menjaga proses pelaksanaan Pilwali 2017 yang bersih, jujur, dan adil. Salah satunya dengan menerjunkan ratusan tim anti politik uang.

Tim antipolitik uang yang terdiri dari unsur kader partai koalisi akan diperkuat dengan relawan Sapu Jagad yang kemarin menyatakan komitmennya turut mengawal pelaksanaan Pilwali 2017. “Kami memiliki anggota 75 orang yang akan disebar di tiap kecamatan,” kata Koordinator Relawan Sapu Jagad di sela deklarasi di posko relawan, Jalan Sugeng Jeroni, Mantrijeron, kemarin.

Dari total 14 kecamatan di Kota Yogyakarta, tiap kecamatan nantinya akan dikerahkan lima orang ditambah dengan tim advokasi. Tugas relawan Sapu Jagad diakuinya tidak sekadar mengawasi dan menangkap pelaku politik uang, juga mengawal pemenangan paslon Haryadi- Heroe. Sementara itu, calon wakil wali kota Heroe Poerwadi mengakui, suasana politik jelang pemungutan suara pada Rabu (15/2) semakin meningkat.

Masyarakat diminta jangan mudah terprovokasi dengan upaya-upaya kampanye hitam yang tak menutup kemungkinan bakal muncul. “Kami berharap tim antipolitik uang ini juga bisa menetralkan jika ada upaya black campaign,” kata Heroe. Terkait potensi politik uang, lanjutnya, dia menilai kondisi masyarakat saat ini sudah cerdas untuk meno-laknya.

Meski demikian, upaya pencegahan dan penangkalan patut dilakukan, terlebih dirinya menerima informasi adanya daerah-daerah rawan yang berpotensi terjadinya praktik politik uang. Heroe berharap, seluruh tim antipolitik uang dapat memanfaatkan teknologi informasi guna memperoleh bukti autentik. Terutama dengan mengambil foto atau merekam video melalui perangkat komunikasi.

Temuan di lapangan juga diharapkan segera dilaporkan ke posko untuk ditindaklanjuti kepada pihak berwajib. “Indeks demokrasi di Kota Yogya sudah cukup tinggi sehingga kami tidak pernah menggunakan cara-cara yang mengotori demokrasi. Kami ingin dipilih karena adanya kepercayaan serta harapan untuk Yogya yang lebih baik,” tandasnya.

Pada hari yang sama, di posko pemenangan Haryadi- Heroe di Omah Putih Jalan Brigjen Katamso, Gondomanan, eksponen Komunitas Difabel Kota Yogyakarta menyatakan dukungannya terhadap paslon nomor urut dua tersebut. “Pasangan Haryadi-Heroe memiliki kepedulian yang tinggi dalam mewujudkan Yogyakarta sebagai kota inklusi serta memahami segala persoalan yang ada,” kata Koordinator Eksponen Komunitas Difabel Kota Yogyakarta Siswartanto.

Calon Wali Kota Haryadi Suyuti mengatakan, Kota Yogyakarta saat ini telah memiliki Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas. Melalui komite tersebut nantinya keinginan dan harapan penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta bisa difasilitasi secara optimal. “Nantinya, kami juga melibatkan kawan-kawan dari penyandang disabilitas untuk ikut memberikan masukan sekaligus mengawasi kinerja pemerintah,” ujarnya.

ristu hanafi

Berita Lainnya...