Edisi 24-02-2017
Luncurkan Drop Box Sampah


Dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2017, AQUA Grup bekerja sama dengan berbagai pihak meluncurkan drop box sampah kemasan air minum (khususnya berbahan polyethylene terephthalate /PET), sebagai bagian dari upaya mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Program Drop Box Sampah Kemasan ini merupakan upaya pengurangan sampah kemasan sebagai bagian dari Program Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menuju Indonesia Bersih Sampah tahun 2020. Peluncuran dilakukan bersama oleh KLHK yang diwakili Sekretaris Direktorat Jenderal PSLB3 Ade Palguna Ruteka dan Direktur Pembangunan Berkelanjutan AQUA Grup Karyanto Wibowo bersama dengan berbagai pemangku kepentingan di Hotel Tugu, Pantai Canggu, Bali.

Selain AQUA Grup, Tetra Pak Indonesia juga berkontribusi dalam menyediakan drop box untuk sampah kemasannya. Drop box yang disediakan AQUA Grup ini disebarkan di tiga lokasi di Bali sebagai tempat pengumpulan sampah kemasan. Ketiga lokasi tersebut antara lain, Circle K Kuta Kama Sutra, Circle K Buluh Indah, dan Circle K Teuku Umar.

Sampah kemasan yang terkumpul di drop box nanti diambil oleh pengusaha daur ulang yang bermitra dengan AQUA Grup untuk diolah kembali menjadi barang bermanfaat. Dalam melakukan edukasi kepada masyarakat untuk pengelolaan sampah kemasan ini, berbagai pihak terlibat untuk sebuah tujuan bersama, yaitu menciptakan Bali yang bersih.

Inisiatif ini diprakarsai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan membentuk kelompok kerja yang terdiri atas Pemda Kabupaten Sarbagita, Badung, Tabanan, Gianyar, Pemerintah Kota Denpasar, Circle K, Hypermart, Foodmart, Pengusaha Daur ulang (Bali PET, Eco Jos, REPAL), LSM Eco Bali, Bank sampah, TPS3R dan AQUA Grup, serta Tetra Pak.

Direktur Pembangunan Berkelanjutan AQUA Grup/Danone Indonesia, Karyanto Wibowo menjelaskan, drop box merupakan pilot project karena jika berhasil akan ditambah dan diperluas letaknya. “Dengan ada drop box tersebut, konsumen bisa meletakkan sampah kemasannya di situ.

Setelah terkumpul, sampah akan diambil oleh jaringan daur ulang untuk diolah menjadi barang bermanfaat. Kami berharap drop box ini bisa membantu masyarakat untuk terbiasa mengumpulkan sampah kemasannya sehingga tidak dibuang di sembarang tempat yang bisa menyebabkan pencemaran lingkungan,” kata Karyanto dalam rilis yang diterima KORAN SINDO.

Sali