Edisi 24-02-2017
Motivasi Anak-Anak untuk Giat Berlatih


Sempat tersingkir di babak penyisihan MILO Football Championship 2015 , Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria berhasil mengalahkan SD Cinta Kasih Tzu Chi dengan skor 2-0 dan meraih gelar juara pada pertandingan final MILO Football Championship Jakarta .

Adapun SDN Rawamangun 01 berhasil meraih posisi ketiga setelah mengalahkan SDN Kampung Baru 01 Tangerang dengan skor 1-0. Cacan, guru olahraga Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraih anak didiknya. “Kekalahan menginspirasi saya untuk terus mendidik para siswa dengan mendirikan ekstrakurikuler sepak bola di sekolah.

Saya berterima kasih kepada Nestle MILO yang telah memberikan wadah bagi anak-anak untuk dapat mengembangkan kemampuan bermain sepak bola. Saya berharap kemenangan ini bisa semakin memotivasi anak-anak untuk semakin giat berlatih dan dapat terpilih menjadi pemain terbaik yang bisa mendapatkan pelatihan di MILO Football Camp , bahkan bisa dikirim ke Barcelona,” sebutnya.

Racik Caesar, 11, siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria, yang berhasil menyumbang poin mengatakan, “Awalnya target kami hanya sampai babak semifinal, namun berkat latihan teratur dan kerja sama tim yang baik di lapangan, akhirnya kami bisa mengalahkan lawan dan menjadi juara di MILO Football Champioship Jakarta .

Semoga saya bisa terpilih menjadi salah satu pemain terbaik dan bisa bertemu dengan Lionel Messi.” Sports Marketing Executive Nestle MILO Donny Wahyudi pada pertandingan final mengungkapkan, “Saya ucapkan selamat kepada para juara MILO Football Championship Jakarta.

Kalian semua adalah juara sejati karena melalui olahraga, kalian dapat belajar mengenai nilainilai kehidupan seperti pantang menyerah, sportivitas, percaya diri, dan kerja sama tim. Teruslah berlatih untuk menjadi kebanggaan Indonesia pada masa yang akan datang.”

Sebanyak 100 anak, selain peserta MILO Football Championship mendapatkan pelatihan tentang teknik dasar sepak bola seperti dribbling, passing, shooting dari mantan pemain tim Nasional, Indriyanto Nugroho. “Saya melihat para siswa peserta MILO Football Championship Jakarta sudah memiliki kemampuan menggiring bola yang cukup baik, namun untuk teknik passing serta shooting masih harus lebih banyak dilatih.

Saya yakin dengan kerja keras dan disiplin, teknik mereka akan berkembang dan menjadi bekal menuju pesepak bola andal.” Sementara itu, sebanyak lebih dari 200 ibu mengikuti Kelas Nutrisi bersama ahli gizi Mury Kuswari SPd, MSi. Kelas Nutrisi ini berisi pengetahuan tentang pemenuhan gizi untuk anak aktif.

Pemilihan makan dan porsi yang tepat membantu anak untuk dapat terus aktif dan berprestasi di bidang akademik maupun olahraga. Anak usia 7-9 tahun yang sangat aktif membutuhkan komposisi zat gizi seperti protein, kalsium, dan zat besi yang berbeda dengan kelompok usia lain.

Tingkat aktivitas masing-masing anak juga akan memengaruhi kebutuhan gizi tiap anak. Hadir untuk ketiga kalinya, MILO Football Championship 2017 memperluas cakupannya ke empat kota dengan jumlah peserta yang meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan pada tahun lalu.

Kompetisi yang diikuti oleh lebih dari 8.000 siswa dari 512 sekolah dasar diresmikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi dengan didampingi oleh Direktur Legal & Corporate Affairs PT Nestle Indonesia Debora R Tjandrakusuma dan Business Executive Officer Beverages Business Unit PT Nestle Indonesia Prawitya Soemadijo.

mg4/Sali