Edisi 21-04-2017
Poles Kelemahan U-22


TANGERANG– Pelatih Tim Nasional (Timnas) U-22 Indonesia Luis Milla menilai banyak kekurangan harus dibenahi saat menjalani pemusatan latihan yang mulai digelar kemarin sampai Selasa (25/4).

Penilaian itu muncul didasarkan pada hasil dua laga uji coba yang sudah dimainkan skuad Garuda Muda, julukan timnas U-22. Performa timnas U-22 memang jadi sorotan setelah tidak mampu menang pada dua uji coba awal, kandas 1-3 versus Myanmar (22 Maret) dan imbang 0-0 saat bersua Persija Jakarta, Rabu (5/4). ”Saya ingin memperbaiki konsep latihan, seperti kami harus mengimprovisasi cara bermain untuk lima hari ke depan. Itu yang menjadi fokus kami dan kami ingin dari perbaikan itu ada konsep yang lebih bagus,” ungkap Milla saat jumpa pers selepas latihan perdana di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang, kemarin.

Pelatih asal Spanyol ini memberikan contoh saat menghadapi Myanmar. Babak pertama pemainnya bermain sangat baik, tapi saat babak kedua mulai kehilangan konsistensi dan stamina hingga akhirnya harus mengakui keunggulan Myanmar. Pemain juga masih terlalu cepat kehilangan bola, minim penguasaan bola, dan terlambat dalam transisi permainan. Untuk memperbaiki penguasaan, akan ada latihan lagi soal kontrol bola. ”Paling penting adalah transisi. Saya ingin transisi lebih otomatis, dari bertahan ke menyerang juga sebaliknya,” papar pelatih kelahiran Teruel, 51 tahun silam, itu.

Dalam sesi latihan kali ini, tercatat ada empat pemain yang absen. Empat pemain yang absen, tiga di antaranya punggawa Bhayangkara FC; Evan Dimas, I Putu Gede Juni Antara, dan Dendy Sulistyawan. Satu nama lagi yang absen adalah Dimas Drajat asal PSMS Medan yang dipanggil menggantikan Ahmad Nur Hardianto yang sakit. Terkait trio Bhayangkara, ketiga pemain itu memang dikabarkan baru akan bergabung dengan skuad Garuda Muda setelah membela klubnya melawan Perseru Serui, kemarin, di Stadion Patriot, Bekasi.

Dikonfirmasi Manajer Timnas U-22 Endri Erawan, pihak Bhayangkara sudah melayangkan surat izin atas hal tersebut. Adapun, pemain yang menyudahi sesi latihan lebih dulu adalah kiper Satria Tama asal Persegres Gresik United. Satria memang sempat mengalami benturan keras saat membela klubnya berhadapan dengan Persipura Jayapura dalam laga Liga 1 di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa (18/4).

”Dia (Satria) itu masih punya sakit bekas berbenturan dengan pemain saat lawan Persipura, tadi dia masih merasa pusing sehingga dipulangkan lebih dulu ke hotel. Tidak hanya Satria sebetulnya yang kondisinya tidak fit 100%, Hargianto juga masih cedera hamstring,” ungkap Syarief Aloi, Kepala Dokter Timnas U-22.

Decky irawan jasri





Berita Lainnya...