Edisi 21-04-2017
GBLA Jadi Venue Asian Games


BANDUNG – Pemerintah pusat menetapkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai salah satu venue yang akan digunakan dalam Asian Games 2018.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menetapkan 15 venue dan 11 venue latihan di Jabar sebagai bagian perhelatan akbar olahraga tingkat Asia tersebut. Rapat persiapan Asian Games sendiri dipandu Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wakil Presiden Bambang Widianto di Jakarta pada Rabu (19/4) lalu.

“Alhamdulillah, setelah sebelumnya pelaksanaan banyak terpusat di Jakarta dan Palembang, Jabar justru mendapat 15 venue pertandingan dan 11 training venue 11,” ungkap Iwa di Bandung, kemarin. Iwa menjelaskan, sebelumnya, Jabar hanya mendapat jatah menggelar pertandingan cabang olahraga (cabor) sepakbola, paralayang, dan BMX. Namun, kini bertambah menjadi sepak bola, paralayang/paragliding, modern penthalaton, brigde, balap sepeda, sepeda gunung, roller sport, bola tangan, surfing dan canoe slalom.

“Sepak bola di Pakansari Bogor, Wibawa Mukti Bekasi, Patriot Bekasi, Jalak Harupat Kabupaten Bandung, dan GBLA Kota Bandung,” papar Iwa. Sementara untuk paralayang akan digelar di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, dan roller sport di Stadion Patriot, Bekasi. Sementara sepeda gunung akan digelar di Subang. Selain itu, hand ball di UPI Gymnasium, sur _ ng di Cimaja, Palabuhanratu, dan canoe di Bendung Rentang.

“Penetapan ini agak telat, tetapi kami dukung sepenuhnya keputusan pusat,” katanya. Iwa menambahkan, penetapan venue pun terjadi setelah Gubernur Jabar Ahmad Heryawan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar mendorong Kemenpora untuk mempercepat penerbitan keputusan penetapan venue di Jabar. “Ketetapan ini akan mendukung anggaran untuk renovasi venue di Jabar pada APBN Perubahan 2017 atau APBN Murni 2018,” ujarnya.

Disinggung anggaran perbaikan akses pendukung menuju lokasi venue, Iwa memastikan, akan ada dukungan dari Kementerian Perhubungan terkait akses ke Cimaja via Bandara Citarate. Pemprov Jabar juga sudah mengalokasikan dana Rp280 miliar untuk pembangunan akses jalan ke Ciletuh, Kabupaten Sukabumi. “Stadion lain nanti kita lihat, anggaran sesuai kriteria dan parameter induk, kita ikuti yang disarankan mereka,” pungkas Iwa.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan, dana renovasi seluruh calon venue, termasuk akses ke lokasi venue yang telah ditetapkan pemerintah pusat kini tengah dihitung. Penghitungan itu ditargetkan tuntas Mei 2017 mendatang, sehingga bisa dianggarkan dalam APBN Perubahan 2017. “Jadi, sebagian (venue) di Jabar (renovasinya) sudah ada yang bisa dikerjakan,” katanya.

agung bakti sarasa

Berita Lainnya...