Edisi 21-04-2017
Cabuli Anak Tetangga, Kakek Dua Cucu Diamankan


PALEMBANG- Diusianya yang sudah mulai senja, Rohim, 54, warga Jalan KH Azhari,Lorong Rawo-Rawo, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, justru harus beru - rusan dengan polisi, kemarin.

Kakek dua cucu itu di tang - kap setelah melakukan aksi tak senonohnya dengan mencabuli PP, gadis remaja berusia 13 tahun yang merupakan anak tetangganyasendiri. Keluarga korban yang tak terima langsung menangkap dan menggelandang tersangka ke Polresta Palembang. Bahkan, keluarga korban pun sempat menghakimi tersangka lanta - ran geram.

Menurut Fatona,36, ibunda korban, kejadian itu baru diketahui setelah mendengar informasi dari tetangganya. Saat itu, kata Fatona, tetang g a - nya mengatakan jika anaknya sudah menjadi korban pen ca - bu lan yang dilakukan oleh ter - sangka. "Tahu kejadian itu setelah mendengar cerita dari te tang - ga. Saat itu saya baru pulang ker - ja. Katanya anak saya bilang su - dah dicabuli oleh ter sangka," kata Fatona ditemui di Polresta Palembang.

Informasi itu, rupanya tak serta-merta langsung dipercaya oleh Fatona. Untuk memas ti - kan nya, Fatona pun akhirnya meminta keterangan anaknya. "Awalnya belum percaya. Namun setelah ditanya, anak saya pun mengaku sudah dica - buli tersangka. Kata anak saya tersangka sudah memegang dadanya," terangnya. Tidak hanya itu, dia pun menjelaskan, jika tersangka juga nekat memegang dan me - nu suk kemaluan korban de - ngan menggunakan jari ta - ngan nya.

Bahkan diketahui, ter sangka juga nekat meng e luar kan kemaluannya dan me - maksa korban untuk meme - gangnya. "Anak saya ini dipaksa untuk memegang kemaluan ters ang - ka. Selain itu tersangka juga menusuk kemaluan anak saya sampai anak saya merasa sakit," tuturnya. Dikatakan Fatona, saat keja - dian dirinya memang sedang tak berada di rumah lantaran sedang pergi bekerja.

"Sebelumnya memang tin g - gal bertetangga. Tapi saat ini kami sudah pindah. Karena saya ini bekerja, makanya setiap hari anak saya dititipkan di rumah neneknya yang tak jauh dari rumah tersangka. Memang saya sudah curiga, sebab ter - sangka selalu memberi anak saya uang. Tapi saya tidak ber - pikir dia nekat mencabuli anak saya," ujarnya.

Sementara itu, tersangka Rohim tak menyangkal aksi pen cabulan yang dilakukannya tersebut. Hanya saja, tersangka membantah jika dirinya sudah menusuk kemaluan korban dengan jari tangannya. "Itu bohong. Saya cuma memegang dadanya saja, tidak lebih," tutur pria yang kese ha - riannya berdagang ikan hias ini. Diakuinya, perbuatan itu juga baru sekali dilakukan lan - ta ran saat ini istrinya tak mam - pu lagi melayani nafsu bi ra hi - nya. "Perbuatan itu spontan saja.

Saya hanya khilaf. Lagi pula saat saya pegang, korban juga tidak marah ataupun kesakitan," akunya. Kendati begitu, tersangka mengaku menyesal dengan per - buatannya. "Menyesal, tapi saya akan bertanggung jawab karena saya memang salah," timpalnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, proses hukum tersangka akan dit ang - ani oleh aparat Unit Per lin - dungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palembang. "Korban juga sudah melapor dan sudah diambil keterangan. Untuk tersangka masih dila ku - kan pemeriksaan intensif," tandasnya.

Kenal di Line, Bunga Dicabuli 3 Kali

Di tempat berbeda, nasib nahas juga dialami oleh remaja berusia 13 tahun lainnya, sebut saja Bunga. Sebab, mahkota berharganya telah direnggut oleh seorang pemuda bernama Mus Mulyadi, 28, warga Kelu - rahan Kebun Bunga, Ke ca - matan Sukarame. Bahkan, aksi pencabulan yang dilakukan Mus Mulyadi telah berlangsung sebanyak tiga kali, dan tempat kejadian perkara (TKP) di kediaman Bunga di Kelurahan Kebun Bunga,Kecamatan Sukarame.

Semua aksi tersebut dila ku - kan saat rumah korban tengah dalam keadaan kosong. Ter - akhir, pelaku mencabuli korban pada Selasa (18/4) sekitar pukul 20.00 WIB. Namun, lantaran tak terima dengan aksinya, keluarga kor - ban melaporkan kejadian te r sebut ke Polsek Sukarame. Men da pat - kan laporan terse but, Unit Res - krim Polsek Su ka rame langsung meringkus pe la ku di kediaman - nya, Rabu(19/4).

Ditemui di Mapolsek Su ka - rame, kemarin, tersangka Mus Mulyadi mengaku telah me - ngenal Bunga sejak beberapa bulan belakangan ini. Di mana perkenalan tersebut berawal dari media sosial, Line. "Saya kenal dia dan saya ajak chat. Terus saya ajak ketemuan dan main ke rumahnya," kata ter sangka yang sehari-hari be - kerja sebagai buruh bangu n an ini.

Saat rumah korban dalam keadaan kosong, dikatakan dia, dirinya berkunjung ke rumah korban dan langsung mengajak korban untuk berhubungan badan layaknya suami istri. "Semua itu didasari atas suka sama suka. Tanpa adanya paksaan. Tapi tahu-tahu saya ditangkap polisi," ungkap dia.

Sementara itu, Kapolsek Su - karame, Kompol Khalid Zulkarnaen didampingi Kanit Res - krim, Ipda Marwan meng uta ra - kan, tersangka diduga telah melakukan pencabulan terha - dap anak di bawah umur. "Tersangka akan dikenakan Pasal 81 No 35 Tahun 2014 tentang Undang-Undang Per - lin dungan Perempuan dan Anak dengan ancaman lima tahun penjara," ujar dia.

agus rizal/ adi haryanto


Berita Lainnya...