Edisi 21-04-2017
Generasi Muda Perlu Disadarkan


YOGYAKARTA – Generasi muda Indonesia memiliki potensi diri yang besar, termasuk dalam hal kepemimpinan. Namun, hal tersebut kadang tidak disadari, padahal mereka merupakan aset bangsa pada masa yang akan datang.

“Generasi muda saat ini perlu mengetahui potensi dirinya sejak dini. Hal ini karena merekalah yang nantinya memimpin bangsa ini. Menjadi pemimpin itu hak setiap orang karena pada hakikatnya tiap individu adalah pemimpin, paling tidak bagi dirinya sendiri,” kata Ketua Panitia Future Leader Camp 2017 Tri Dimas Arjuna kepada wartawan di Yogyakarta kemarin.

Dimas menegaskan, potensi pemuda Indonesia yang tinggi tentu tidak boleh sia-sia. Pada 2045 nanti telah diasumsikan Indonesia akan menjalani masa emas dengan mayoritas penduduknya adalah anak muda. Untuk itu, persiapan para pemimpin bangsa masa depan harus dimulai dari sekarang. “Kalau nantinya semakin banyak pemuda yang jadi pemimpin, tentu makin banyak yang bertanggung jawab dengan bangsa ini. Persoalan bangsa pun bisa diselesaikan bersama,” kata Dimas.

Menurut Dimas, digelarnya Future Leader Camp 2017 dimaksudkan untuk melatih dan mempersiapkan generasi muda bangsa agar bisa menjadi pemimpin masa depan. Karena itu, para tokoh yang dihadirkan pun merupakan para pemimpin yang bisa menjadi contoh bagi generasi muda. Kegiatan akan digelar pada 23-26 April 2017 di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Beberapa tokoh yang akan hadir dan berbagi pengalaman, di antaranya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM Prof dr Iwan Dwiprahasto. Manager Strategic Partnership Dompet Dhuafa, Aza El Munadiyan sebagai penyelenggara acara menjelaskan, para peserta Future Leader Camp 2017 adalah para aktivis mahasiswa dari 13 universitas di Indonesia.

ratih keswara


Berita Lainnya...