Edisi 21-04-2017
Komunitas Jaka Dara Hibur Lansia


MEDAN – Lansia di Panti Jompo Karya Kasih di Jalan Mongonsidi Medan kedatangan belasan mudamudi yang tergabung dalam Komunitas Jaka Dara Kota Medan 2016, Kamis (20/4) pagi.

Kedatangan mereka membuat puluhan lansia laki-laki dan perempuan itu terlihat tersenyum gembira setelah mendapatkan aneka kegiatan hiburan. Pantauan KORAN SINDO MEDAN , hiburan tidak hanya dilakukan oleh muda-mudi jaka dara, tapi juga melibatkan para lansia termasuk pada kontes make over (berdandan) beberapa lansia perempuan menjadi peserta, dan juaranya mendapatkan bingkisan menarik. Seluruh lansia juga mendapatkan sejumlah makanan dari komunitastersebut.

Salahsatupentolan komunitas tersebut, Sultan Effendi mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk menumbuhkan kembali perhatian generasi muda pada para lansia. “Sebagian pemuda saat ini kurang peduli sekelilingnya. Jadi kami mencoba menumbuhkembangkan lagi kepedulian generasi muda pada sekelilingnya terutama kepada lansia.

Karena cepat atau lambat kita semua akan mengalami fase lansia, sudah saatnya menunjukkan kepedulian,” ujar finalis Jaka Dara 2016 itu. Kendati secara umum fasilitas di panti jompo cukup baik, tapi yang tidak kalah penting itu kata dia bagaimana bisa menghibur lansia yang membutuhkan perhatian.

“Kemiberusahahibur mereka di momen spesial Hari Kartini, kontes make up, membuat pita bersama, senam dasar, intinya membangkitkam semangatmerekakembali. Apalagi sebagian dari mereka menderita stroke ringan, jadi perlu aktif bergerak,” ucapnya. Alumni Jaka Dara yang juga Putri Indonesia pemilihan Sumut, Putri Mentari Sitanggang, mengatakan, perhatian terhadap lansia perlu diberikan karena dengan usianya lanjut membuat mereka lebih sensiitif.

“Panti jompo ini lingkungannya cukup bagus untuk mereka di sini. Tapi, mereka butuh perhatian ekstra karena kecendrungannya mereka yang seperti kekanak-kanakan dan lebih sensitif. Perhatian yang diberikan pun harus memperhatikan tutur kata agar yang disampaikan tidak membuat mereka tersinggung,” ucapnya. Untuk itu dia berharap, generasi muda juga turut memberikan perhatian kepada para lansia. “Keceriaan mereka harus menjadi tanggung jawab kita semua, terlebih keluarganya,” ungkapnya.

Koordinator Tongkrongan Gembel Elit, Diego, komunitas yang terlibat pada kegiatan itu mengaku senang bisa berbagi dengan para lansia di panti tersebut. “Biasanya kami gelar bakti sosial. Tapi setelah menerima undangam Jaka Dara kami tertarik dengan konsep kegiatan ini. Jadi ke depan kami berencana melakukan kegiatan serupa,” ucapnya.

Perwakilan Panti Jompo Karya Kasih, Suster Krisensia, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini bagus karena menghibur, mereka juga dekat dengan orang tua seperti keluarga sendiri,” ucapnya. Dia berharap semakin banyak masyarakat yang peduli kehidupan lansia agar bisa membangun semangatnya menjalani sisa hidupnya.

“Kalau bisa mohon perhatian kepada orang yang berkebutuhan seperti lansia supaya mendapat cinta dan perhatian. Karena itu mereka tetap emangat dalam hidupnya di masa tuanya, mereka semangat mempersapkan dirinya ssbelum dipanggil Tuhan,” ungkapnya. Salah seorang lansia, Mahi, 88, merasa senang atas kunjungan Jaka Dara itu. “Senang mereka datang hibur kami di sini. Apalagi saya ini mahi, mayat hidup,” ucap pria yang sebelumnya menetap di Jalan Wahidin Medan itu sambil tertawa.

syukri amal







Berita Lainnya...