Edisi 21-04-2017
Kontraktor Pasar Klitikan Harus Profesional


SEMARANG – Dinas Perda - gang an Kota Semarang men - janjikan pembangunan Pasar Klitikan di Penggaron sebagai lokasi penampungan pedagang kaki lima (PKL), yang terdam - pak proyek normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT) mulai bisa di tem pati November men da - tang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, luas lahan Pasar Klitikan mencapai lebih dari 3 hektare. Areal pasar tersebut di - fokuskan menampung para PKL di sepanjang Sungai BKT yang tahun ini sudah dibangun seperti Banjir Kanal Barat (BKB). “Bulan Mei dipastikan su - dah ada pemenang lelang un - tuk me neruskan proyek pem - ba ngunan Pasar Klitikan Peng - garon yang sempat ter beng - kelai,” katanya, kemarin.

Fajar mengatakan, kon - trak tor yang membangun pro - yek Pasar Klitikan Penggaron harus profesional sehingga ha - sil pembangunan pasar ter se - but bisa selesai sekitar Oktober nanti dan bisa memuaskan se - mua pihak. “Jika Oktober, jadi maka November pedagang bisa masuk,” ucapnya. Menurut Fajar Purwoto, Pasar Klitikan Penggaron nanti mampu menampung 1.300 PKL di sepanjang bantaran Su - ngai BKT.

Proyek pemba ngun - an Pasar Klitikan bila sudah ram pung, maka akan ditin dak - lanjuti dengan pemadatan lahan di atas rawa-rawa sebagai pintu depan Pasar Klitikan. Lahan kosong di lokasi Pasar Klitikan Penggaron ter - se but, nanti juga akan diba - ngun untuk areal pintu depan pusat Pasar Klitikan kebang - gaan Kota Semarang, setelah lahan kosong itu dipadatkan.

Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah menyo sia - lisasikan kepada seluruh peda - gang dan para pedagang sudah menyatakan kesiapannya pin - dah. Karena mereka sadar bah - wa lahan yang mereka tempati akan terkena normalisasi. “Ka - mi fokus pada pemin dah an para PKL bantaran BKT ke Pasar Kli - tikan Penggaron.

Se dang kan un - tuk rencana pemindahan penghuni bantaran BKT ke ru mah susun sewa (ru suna wa) ada lah Dinas Tata Kota dan Pe mu ki - man Kota Se-marang,” ka ta nya. Kepala Bidang (Kabid) Pe - me lihara Jaringan Sumber Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana Anang Muchlis mengatakan, norma - lisasi BKT akan dimulai Agus - tus mendatang.

Karena itu, dia berharap proses relokasi warga yang berada di bantaran BKT bisa berjalan lancar dan sesuai dengan target. Menurutnya, jika relokasi nanti terhambat, maka bisa meng hambat pula proses re - lokasi. “Relokasi merupakan kewenangan dari pemerintah Kota Semarang.

Kami terus melakukan koordinasi untuk melakukan relokasi, baik PKL maupun hunian liar,” katanya. Sementara jumlah bangun - an yang akan terdampak re - lokasi, kata dia, mencapai 6.000an bangunan baik per ma - nen maupun sepi per ma nen.

andik sismanto


Berita Lainnya...