Edisi 21-04-2017
Motivator Guz Reza Semangati Warga Binaan


MEDAN – Puluhan warga binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Tanjung Gusta, Medan, yang biasanya mengenakan baju anak binaan berwarna dasar biru, kemarin terlihat berbeda.

Mereka banyak mengenakan sarung dan beberapa anak lainnya mengenakan jeans. Mereka sengaja tampil beda karena dalam menyambut peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan yang jatuh setiap 27 April, LPKA Kelas 1 Tanjung Gusta mengundang motivator nasional, Guz Reza. Kegiatan serupa juga digelar dalam waktu bersamaan di LPKA seluruh Indonesia serta rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas).

Kehadiran Guz Reza di tempat itu merupakan gagasan dari Yayasan Inspirasi Bangsa Medan sebagai penyelenggara untuk memberikan motivasi kepada anak binaan dengan mengambil moto “Pelopor Generasi Muda yang Inspirasi”. Dihadapkan puluhan warga binaan, Guz Reza memberikan motivasi yang intinya agar anak binaan tidak putus asa dan tetap berkeinginan menjadi orang sukses.

Guz Reza menyebutkan, terdapat tiga poin yang harus dilakukan untuk mengembalikan semangat dan bisa sukses, yakni perbaiki penampilan, percaya diri, dan berjalan cepat. “Mulailah yang paling sederhana. Mulai hari ini, siang ini, perbaiki penampilan, kembalikan rasa percaya diri. Terakhir, berjalanlah dengan langkah kaki dipercepat serta pandangan lurus jauh ke depan,” kata Guz Reza kepada warga binaan yang semuanya lakilaki itu. “Orang sukses bukan harus pintar.

Kalian boleh jago dan hebat, tapi kalau tidak sesuai bidangnya, nggak akan sukses. Kenali potensi dan bakat mulai dari sekarang,” lanjut Guz yang disambut tepuk tangan anak binaan. Menurut Guz Reza, kendati seseorang memiliki masa lalu yang kelam bukan berarti harus larut dalam penyesalan. Dia meminta agar anak binaan melupakan masa lalu yang kelam dan menatap masa depan dengan semangat kesuksesan.

“Siapa pun orangnya berhak sukses. Mantan penjahat, koruptor semuanya berhak. Lupakan masa lalu dan lihatlah ke depan,” ucapnya. Ketua Yayasan Inspirasi Bangsa, Wanda Syahputra sependapat, setiap orang harus bangkit dari keterpurukan, termasuk anak binaan.

syukri amal

Berita Lainnya...